Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Perkuat Kompetensi Marine Inspector, Ditjen Hubla Gelar Bimtek Pemeriksa Keselamatan Kapal

Perkuat Kompetensi Marine Inspector, Ditjen Hubla Gelar Bimtek Pemeriksa Keselamatan KapalPerkuat Kompetensi Marine Inspector, Ditjen Hubla Gelar Bimtek Pemeriksa Keselamatan KapalPerkuat Kompetensi Marine Inspector, Ditjen Hubla Gelar Bimtek Pemeriksa Keselamatan KapalPerkuat Kompetensi Marine Inspector, Ditjen Hubla Gelar Bimtek Pemeriksa Keselamatan Kapal

JAKARTA (21/4) — Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kualitas Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal Tahun Anggaran 2026 pada 20–22 April 2026 di Jakarta.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas, dan kompetensi para Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal (Marine Inspector) dalam memastikan standar keselamatan pelayaran tetap terjaga sesuai ketentuan yang berlaku.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, dalam sambutannya saat membuka acara, menegaskan bahwa peran Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal sangat strategis dalam memastikan setiap kapal yang beroperasi telah memenuhi persyaratan teknis, kelaiklautan, serta standar keselamatan sesuai dengan regulasi nasional maupun konvensi internasional.

“Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal memiliki tanggung jawab penting dalam memastikan keselamatan pelayaran. Kompetensi dan integritas menjadi kunci utama agar setiap kapal yang berlayar benar-benar memenuhi standar kelaiklautan yang telah ditetapkan,” ujar Dirjen Masyhud di Jakarta, Senin (20/4).

Ia menambahkan, pelaksanaan Bimtek ini merupakan bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk menjaga kualitas dan konsistensi pelaksanaan pemeriksaan keselamatan kapal di Indonesia.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang profesional, transparan, dan berstandar tinggi demi keselamatan pelayaran Indonesia di masa mendatang,” tuturnya.

Lebih lanjut, Dirjen Masyhud menekankan pentingnya sikap adaptif dan responsif terhadap perubahan standar keselamatan kapal yang terus berkembang, guna mendukung terwujudnya visi Indonesia sebagai poros maritim dunia yang aman, selamat, dan berdaya saing tinggi.

“Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat meningkatkan pemahaman terhadap regulasi, prosedur, serta standar keselamatan yang berlaku, sekaligus mampu beradaptasi dengan dinamika dan perkembangan global di sektor maritim,” ungkapnya.

Dirjen Masyhud juga meminta seluruh jajaran Ditjen Perhubungan Laut untuk selalu menerapkan prinsip 3P dalam menjalankan tugas, yaitu Peduli Regulasi, Peduli Organisasi, dan Peduli SDM.

Sementara itu, Direktur Perkapalan dan Kepelautan Samsuddin, dalam laporannya mengungkapkan, tujuan dilaksanakannya Bimtek ini adalah untuk memberikan pembekalan teknis terkait perkembangan keselamatan kapal, baik di tingkat nasional maupun internasional guna meningkatkan profesionalisme para Marine Inspector.

“Diharapkan seluruh materi yang diperoleh dapat diimplementasikan secara optimal dalam pelaksanaan tugas pemeriksaan kapal di lapangan,” pungkasnya.

Adapun kegiatan ini diikuti oleh 385 orang perwakilan dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut yang hadir secara luring maupun daring.

Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran dan AMSAT, yang menyampaikan materi mengenai pengetahuan tentang update peraturan di bidang penyelenggaraan kelaiklautan kapal dan perkembangan informasi di bidang keselamatan kapal, baik nasional maupun internasional.(PF/ETJ/HJ)

Reaksi dan Komentar