Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

PERKUAT KOORDINASI PENYELENGGARAAN ANGKUTAN LAUT LEBARAN, DITJEN HUBLA GELAR APEL KESIAGAAN PEMBUKAAN POSKO ANGLEB 2024

PERKUAT KOORDINASI PENYELENGGARAAN ANGKUTAN LAUT LEBARAN, DITJEN HUBLA GELAR APEL KESIAGAAN PEMBUKAAN POSKO ANGLEB 2024PERKUAT KOORDINASI PENYELENGGARAAN ANGKUTAN LAUT LEBARAN, DITJEN HUBLA GELAR APEL KESIAGAAN PEMBUKAAN POSKO ANGLEB 2024PERKUAT KOORDINASI PENYELENGGARAAN ANGKUTAN LAUT LEBARAN, DITJEN HUBLA GELAR APEL KESIAGAAN PEMBUKAAN POSKO ANGLEB 2024PERKUAT KOORDINASI PENYELENGGARAAN ANGKUTAN LAUT LEBARAN, DITJEN HUBLA GELAR APEL KESIAGAAN PEMBUKAAN POSKO ANGLEB 2024

JAKARTA (25/3) - Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menggelar Apel Kesiagaan Pembukaan Posko Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran tahun 2024 (1445 H) di Terminal Penumpang Nusantara Pura Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Keselamatan dan Konektivitas Perhubungan, Subagiyo dan dihadiri oleh seluruh instansi terkait serta stakeholder yang terlibat dalam pengelolaan angkutan laut lebaran tahun 2024 (1445 H) yaitu TNI dan Polri, Asosiasi Transportasi, Operator Pelabuhan dan Operator Kapal. 

"Jumlah penumpang yang menggunakan angkutan laut lebaran setiap tahunnya meningkat secara signifikan, seperti diketahui bersama pada angkutan laut lebaran tahun 2023 mengalami kenaikan sebesar 4,37 % dibandingkan tahun 2022," kata Subagiyo dalam sambutannya.

Lebih lanjut Subagiyo menjelaskan angkutan laut adalah salah satu pilihan transportasi yang banyak diminati oleh masyarakat, terutama bagi masyarakat di daerah kepulauan dimana transportasi laut menjadi satu-satunya sarana transportasi yang tersedia. Selain itu, angkutan laut juga menjadi solusi untuk menghindari kemacetan di jalur darat yang sering terjadi pada saat musim mudik. 

Subagiyo juga mengatakan bahwa betapa pentingnya angkutan laut dalam mendukung suksesnya angkutan lebaran di Indonesia. Oleh karena itu, kita harus dapat menyelenggarakan angkutan laut lebaran tahun 2024 (1445 H) dengan baik, lancar dan aman.

"Saya juga berharap kita dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang akan menggunakan transportasi laut pada masa lebaran ini," ujar Subagiyo.

Namun demikian, angkutan laut  juga memiliki risiko yang tidak kalah besar dibandingkan dengan transportasi lainnya. Oleh karena itu, perlu adanya perhatian khusus dalam menjaga keselamatan kapal, penumpang dan kru kapal. 

Selain itu, perlu juga sosialisasi kepada masyarakat agar dapat mempersiapkan perjalanan dengan baik seperti membeli tiket secara online, datang tidak jauh-jauh hari agar tidak terjadi penumpukan penumpang di terminal.

"Saya minta kepada seluruh jajaran Ditjen Perhubungan Laut termasuk para Petugas Posko untuk dapat menjalankan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab, ikhlas dan sungguh-sungguh serta melaporkan perkembangannya setiap hari," ungkap Subagiyo.

Subagiyo juga memberikan beberapa instruksi kepada seluruh jajaran UPT Direktorat Jenderal Perhubungan Laut agar mempersiapkan angkutan laut lebaran tahun 2024 (1445 H) untuk menjamin keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta kesehatan penumpang, awak kapal, dan petugas pelabuhan.

Pertama, untuk memastikan seluruh armada kapal dalam keadaan laiklaut, diinstruksikan kepada para Kepala Kantor KSOP Utama, Kepala KSOP Khusus Batam, Kepala KSOP Kelas I s/d IV dan Kepala UPP Kelas I s/d III agar melaksanakan uji kelaiklautan kapal (ram check) terhadap seluruh kapal yang berada/beropersi di wilayah kerjanya.

Kedua, meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan seluruh stakeholder dan operator serta membentuk Posko Pelayanan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2024 (1445 H) sesuai Instruksi Dirjen Perhubungan Laut No: IR-DJPL 2 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2024 (1445 H).

Ketiga, meningkatkan pengawasan terhadap keselamatan dan keamanan pelayaran khususnya terhadap pengawasan kapasitas penumpang serta berkoordinasi dengan BMKG setempat untuk menyebarluaskan prakiraan cuaca kepada masyarakat maritim untuk mewaspadai terjadinya cuaca buruk.

Keempat, mengoptimalkan potensi armada pada daerahnya masing-masing, terutama ruas-ruas dengan jumlah penumpang tertinggi pada arus mudik/balik sehingga dapat mengurangi terjadinya penumpukan penumpang.

Kelima, memperbaharui informasi terkini jadwal kedatangan/keberangkatan kapal baik di pelabuhan atau melalui media sosial bagi perusahaan pelayaran.

Keenam, membuat mitigasi potensi risiko dan memperhitungkan kesiapan armada yang akan di gunakan selama kegiatan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2024 (1445 H)  bersama stakeholder terkait.

Ketujuh, memanfaatkan media sosial dalam mempublikasikan informasi terkait penyelenggaraan angkutan laut lebaran tahun 2024 (1445 H) dengan menugaskan Tim SMRT atau Social Media Response Team untuk selalu memperbarui konten media sosial UPT serta selalu mengutamakan pelayanan kepada masyarakat baik secara langsung maupun melalui nomor hotline yang disiapkan oleh masing-masing UPT.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Hendri Ginting mengatakan dasar pelaksanaan apel kesiagaan posko penyelenggaraan angkutan laut Lebaran 2024 adalah Instruksi Dirjen No: IR-DJPL 2 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2024 (1445 H). 

Lebih lanjut, ia juga mengatakan tujuan pelaksanaan apel kesiagaan posko penyelenggaraan angkutan laut lebaran 2024 (1445 H) adalah untuk memantapkan koordinasi antar instansi, penyedia jasa dan asosiasi sehingga penyelenggaraan angkutan laut lebaran tahun 2024 (1445 H) berjalan sesuai dengan harapan kita bersama.

"Adapun waktu pelaksanaan posko penyelenggaraan angkutan laut lebaran tahun 2024 (1445 H) dimulai dari tanggal 26 Maret 2024 (H-15) s/d 26 April 2024 (H+15)," tutup Hendri. (KND/MM/BH)

Reaksi dan Komentar