Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

PERKUAT PENJAGAAN KESELAMATAN DAN KEAMANAN PELAYARAN, KEMENHUB BEKALI AWAK KAPAL PATROLI KPLP DENGAN KETERAMPILAN MENEMBAK

PERKUAT PENJAGAAN KESELAMATAN DAN KEAMANAN PELAYARAN, KEMENHUB BEKALI AWAK KAPAL PATROLI KPLP DENGAN KETERAMPILAN MENEMBAKPERKUAT PENJAGAAN KESELAMATAN DAN KEAMANAN PELAYARAN, KEMENHUB BEKALI AWAK KAPAL PATROLI KPLP DENGAN KETERAMPILAN MENEMBAKPERKUAT PENJAGAAN KESELAMATAN DAN KEAMANAN PELAYARAN, KEMENHUB BEKALI AWAK KAPAL PATROLI KPLP DENGAN KETERAMPILAN MENEMBAKPERKUAT PENJAGAAN KESELAMATAN DAN KEAMANAN PELAYARAN, KEMENHUB BEKALI AWAK KAPAL PATROLI KPLP DENGAN KETERAMPILAN MENEMBAKPERKUAT PENJAGAAN KESELAMATAN DAN KEAMANAN PELAYARAN, KEMENHUB BEKALI AWAK KAPAL PATROLI KPLP DENGAN KETERAMPILAN MENEMBAK


JAKARTA(5/8) - Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kembali mengadakan pelatihan menembak bagi para personil Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP). Tujuannya adalah untuk menambah kekuatan awak kapal patroli saat tengah bertugas di lapangan dalam rangka pengawasan keselamatan dan keamanan pelayaran.

Direktur KPLP, Capt Weku Frederik Karuntu mengatakan Bimbingan Teknis Keterampilan Menembak, adalah keterampilan yang sangat diperlukan oleh Awak Kapal Negara Patroli KPLP, karena keterampilan ini  memerlukan proses energi seseorang, untuk menentukan tindakan dengan tingkat emosional yang stabil.

"Di harapkan kepada para Awak Kapal Negara Patroli untuk dapat mengikuti dengan sebaik-baiknya bimbingan teknis keterampilan menembak dengan serius sebagaimana untuk menambah wawasan dan menjadikan  pedoman dalam melaksanakan tugas dilapangan untuk pengendalian diri dan selalu waspada dalam bertindak. Disamping itu pula, dapat menambah pengetahuan tentang tatacara merawat dan menyimpan Senjata Api," ujarnya.

Para peserta mendapat pengarahan materi dan praktek lapangan dari para Instruktur dari Pusat Pendidikan Polisi Air dan Udara, Pondok Dayung, Tanjung Priok.

"Besar harapan saya, dengan adanya kegiatan Keterampilan Menembak ini, Awak Kapal Patroli KPLP menjadi lebih percaya diri dalam melaksanakan tugas dilapangan, yaitu melakukan pengawasan keamanan pada alur Pelayaran," ujarnya.

Bimtek ini juga menjadi suatu proses pembaharuan untuk membangun mental kejuangan, optimis, motivasi dan integritas yang baik, menjaga sikap dan perilaku, berkedisiplinan yang tinggi, profesional dalam menentukan  suatu tindakan, tidak emosional, selalu diskusi dan berkoordinasi, bertanggungjawab, menjaga harkat dan martabat, loyal terhadap tugas yang diemban. 

"Dengan demikian tentunya akan mampu menghadapi segala macam tantangan dalam pelaksanaan tugas, terutama menghadapi tekanan-tekanan yang dapat mengancam keselamatan jiwa manusia di dunia pelayaran," ujarnya.

Dan dengan keterampilan menembak, Awak Kapal Negara Patroli KPLP akan mampu melaksanakan tugas dengan baik untuk melakukan pengawasan keselamatan dan keamanan pelayaran.

Kasubdit Patroli dan Pengamanan KPLP, Capt. Ramadhan H. Harahap mengungkapkan peserta Kegiatan Bimbingan Teknis Keterampilan Menembak kali ini merupakan Angkatan III, terdiri dari Awak Kapal Negara Patroli pada Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, berjumlah 40 orang peserta. Dilaksanakan di Pusat Pendidikan dan Latihan Polairud, Pondok Dayung, Tanjung Priok.

"Metode Pelaksanaan Kegiatan Bimbingan Teknis Keterampilan Menembak adalah 3 hari, yaitu pengenalan senjata api; praktik di lapangan; dan hari terakhir praktik  dan pengambilan nilai di lapangan," ungkapnya.

Sejak dimulai sampai dengan berakhirnya pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis Keterampilan Menembak Angkatan III, telah dilakukan pemantauan penilaian terhadap peserta oleh Panitia Penyelenggara. Namun ada Tim Pengambil nilai yang khusus, yaitu dari Instruktur Menembak, Pusat Pendidikan Polairud, di Lapangan Tembak Pondok Dayung. Peserta Bimbingan Teknis Keterampilan Menembak diberikan sertifikat apabila memenuhi kriteria penilaian yang baik.

Berdasarkan hasil penilaian aspek, sikap dan perilaku yang meliputi disiplin, penguasaan materi dan teknik-teknik menembak, maka seluruh peserta Bimbingan Teknis Keterampilan Menembak Angkatan III, dinyatakan Lulus, dan berhak memperoleh Sertifikat Partisipasi yang diterbitkan oleh Pusat Pendidikan Polairud, Tanjung Priok, untuk 40 (empat puluh) orang peserta.

"Saya berharap, agar peserta Bimbingan Teknis Keterampilan Menembak Angkatan III, menjadi personil KPLP yang tetap siap dan siaga, berjiwa korsa, terampil dan cekatan, berani bertindak dalam menjalankan tugas, pada unit kesatuannya masing-masing," tutupnya.

Reaksi dan Komentar