Perwakilan IMO Tinjau Pelabuhan Muara Angke, Apresiasi Upaya Indonesia Tingkatkan Keselamatan dan Pelayanan Transportasi Laut
Jakarta, 27 Juni 2026 – Upaya Indonesia dalam meningkatkan keselamatan pelayaran dan pelayanan transportasi laut kembali mendapat perhatian dunia internasional. Perwakilan International Maritime Organization (IMO) melakukan kunjungan lapangan ke Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, untuk melihat secara langsung operasional pelabuhan yang menjadi salah satu simpul utama transportasi laut menuju Kepulauan Seribu.
Kunjungan tersebut didampingi oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Muara Angke, KSOP Kepulauan Seribu, Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Bagian Hukum dan KSLN, UPPD Dinas Perhubungan DKI Jakarta, serta UPAP Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Selain meninjau aktivitas pelayanan penumpang di Pelabuhan Muara Angke, rombongan juga melanjutkan perjalanan menuju Pulau Onrust dan Pulau Pari guna memperoleh gambaran nyata mengenai karakteristik operasional transportasi laut di wilayah kepulauan.
IMO Melihat Langsung Karakteristik Pelabuhan Muara Angke
Dalam kunjungan tersebut, perwakilan IMO mengamati secara langsung proses pelayanan penumpang, aktivitas keberangkatan kapal, hingga karakteristik kapal-kapal tradisional yang masih menjadi moda transportasi utama bagi masyarakat Kepulauan Seribu.
Pelabuhan Muara Angke memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan pelabuhan komersial pada umumnya. Tingginya mobilitas masyarakat, wisatawan, dan distribusi logistik menuju pulau-pulau berpenghuni menjadikan pelabuhan ini memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga keselamatan pelayaran sekaligus memastikan pelayanan tetap berjalan secara optimal.
Rombongan juga berdialog dengan para pemangku kepentingan mengenai berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam meningkatkan standar keselamatan pelayaran, pengawasan operasional kapal, serta pengembangan fasilitas pelayanan penumpang.
Berdasarkan penyampaian yang terekam dalam kegiatan tersebut, perwakilan IMO memberikan apresiasi terhadap berbagai perkembangan yang telah dilakukan Indonesia dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan transportasi laut. apresiasi yang disampaikan diantaranya Fasilitas Terminal Penumpang Pelabuhan Muara Angke yang nyaman, fasilitas sandar kapal yang memadai, Pelayanan ticketing penumpang telah dilakukan secara online, penerbitan manifes penumpang dengan akurat, dan tertib penggunaan lifejacket selama pelayaran. Mereka juga menilai karakteristik kapal tradisional yang masih beroperasi di Indonesia menjadi salah satu aspek penting yang perlu dipahami dalam penerapan standar keselamatan pelayaran secara menyeluruh.
Komitmen Tingkatkan Keselamatan dan Pelayanan
Kepala KSOP Kelas IV Muara Angke menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan berbagai upaya pemerintah dalam menghadirkan transportasi laut yang aman, tertib, dan berkeselamatan.
"Kunjungan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memperlihatkan kondisi nyata pelayanan transportasi laut di Pelabuhan Muara Angke. Berbagai tantangan yang ada menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan peningkatan pelayanan serta memastikan aspek keselamatan pelayaran menjadi prioritas utama," ujarnya.
Menurutnya, Pelabuhan Muara Angke memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang utama menuju Kepulauan Seribu. Oleh karena itu, sinergi seluruh instansi dan pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran operasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kolaborasi Internasional Perkuat Keselamatan Pelayaran
Selain meninjau fasilitas pelabuhan, rombongan IMO juga melihat secara langsung kondisi geografis, pola pelayaran, hingga karakteristik kapal yang melayani rute menuju wilayah Kepulauan Seribu.
Kegiatan tersebut memberikan gambaran komprehensif mengenai tantangan operasional transportasi laut di kawasan kepulauan, termasuk pentingnya penerapan regulasi keselamatan yang tetap memperhatikan kondisi lokal dan kebutuhan masyarakat.
Melalui kunjungan lapangan ini, diharapkan terjalin pertukaran pengalaman dan pengetahuan antara Indonesia dengan organisasi maritim internasional (IMO) dalam mendukung implementasi standar keselamatan pelayaran yang efektif, adaptif, dan berkelanjutan.
Dukungan bagi Transformasi Transportasi Laut Nasional
KSOP Kelas IV Muara Angke menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pengawasan operasional kapal, peningkatan fasilitas pelabuhan, serta penguatan koordinasi dengan seluruh instansi terkait.
Kunjungan perwakilan IMO diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi internasional dalam mendukung transformasi sektor transportasi laut Indonesia, khususnya pada pelabuhan-pelabuhan yang memiliki karakteristik unik seperti Pelabuhan Muara Angke.
Dengan sinergi antara pemerintah, operator kapal, dan organisasi maritim internasional, diharapkan pelayanan transportasi laut menuju Kepulauan Seribu akan semakin aman, nyaman, dan memenuhi standar keselamatan pelayaran yang berlaku secara global.






Reaksi dan Komentar