Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

*Posko Angkutan Laut Lebaran Resmi Ditutup* Arus Mudik dan Balik Lancar dan Terkendali

*Posko Angkutan Laut Lebaran Resmi Ditutup* Arus Mudik dan Balik Lancar dan Terkendali*Posko Angkutan Laut Lebaran Resmi Ditutup* Arus Mudik dan Balik Lancar dan Terkendali

 

JAKARTA (8/5) - Direktur Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha, Senin (8/5), secara resmi menutup Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2023 (1444 H) yang telah berlangsung selama 32 hari mulai 7 April s.d. 8 Mei 2023 di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta.

 

Dirjen Arif menjelaskan, penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2023 secara umum berlangsung dengan baik dan mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, meskipun ada beberapa hal yang masih perlu perbaikan.

 

“Alhamdulillah kita bisa melaksanakan tugas penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran tahun ini dengan baik dan lancar untuk mewujudkan mudik yang aman dan berkesan,“ ujarnya.

 

Hal ini tidak lepas dari koordinasi dan kerja nyata bersama-sama seluruh unsur Kementerian dan Lembaga, TNI, POLRI, BUMN dan Stakeholder sektor transportasi.

 

“Untuk itu, saya ucapkan terima kasih atas kerjasama dan kolaborasi yang sangat baik dari seluruh pihak dalam pelaksanaan Angkutan Laut Lebaran 2023, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, sehat dan nyaman,” kata Dirjen Arif.

 

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada media massa yang turut menyebarluaskan informasi Angkutan Laut Lebaran Tahun 2023 serta kepada para jajaran petugas di lapangan yang telah bertugas dengan sangat baik dalam mengawal angkutan laut Lebaran tahun 2023 ini berjalan dengan baik dan lancar. 

 

“Apresiasi secara khusus juga saya berikan kepada Tim Media Sosial UPT atau Social Media Response Team (SMRT) yang secara aktif terus menginformasikan kondisi lapangan dan juga himbauan keselamatan kepada masyarakat melalui media sosial sehingga masyarakat dengan mudahnya mendapatkan informasi keberangkatan dan kedatangan kapal serta perkembangan kondisi di pelabuhan," ungkap Dirjen Arif.

 

Berdasarkan hasil pemantauan dan monitoring selama penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2023, secara umum total jumlah penumpang periode H-15 s/d H+14 sebesar 4.1 juta orang atau mengalami kenaikan sebanyak 122 ribu orang (3,06%) dibandingkan dengan tahun 2022. Hal ini menunjukan bahwa keinginan masyarakat untuk melakukan berpergian sudah meningkat.

 

Adapun pelabuhan-pelabuhan dengan penumpang terpadat pada arus Angkutan Laut Lebaran Tahun 2023/1444 H antara lain Batam, Benoa, Tanjung Pinang, Tanjung Perak, Nusa Penida, Tanjung Balai Karimun, Makassar, Baubau, Ternate dan Pare-pare.

 

Dirjen Arif mengatakan, penyelenggaraan Mudik Gratis Sepeda Motor Naik Kapal Laut rute Tanjung Priok Jakarta – Tanjung Emas Semarang juga telah berjalan dengan baik. Tercatat total realisasi peserta mudik gratis tanggal 15 dan 17 April dan balik gratis tanggal 25 dan 28 April 2023 yaitu sebanyak 2.560 sepeda motor dan 6.259 penumpang.

 

“Dengan berakhirnya Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2023 ini, saya minta kepada masing-masing Direktur dan Kepala UPT di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk segera melakukan penyempurnaan analisis dan evaluasi sekaligus mencari upaya dan terobosan baru guna peningkatan pelayanan Angkutan Lebaran maupun Angkutan Natal dan Tahun Baru di tahun mendatang,” pungkasnya. 

Reaksi dan Komentar