Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

POSKO ANGKUTAN LAUT NATAL 2023 DAN TAHUN BARU 2024 DITUTUP

POSKO ANGKUTAN LAUT NATAL 2023 DAN TAHUN BARU 2024 DITUTUP

JAKARTA (9/1) - Posko Angkutan Laut Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 ditutup oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut yang diwikili oleh Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Jon Kenedi di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Selasa (9/1).

Penutupan Posko Angkutan Laut Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 hari ini diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut secara daring. Adapun penyelenggaraan posko dimaksud telah berlangsung selama 22 hari yang mulai dilaksanakan pada tanggal 18 Desember 2023 s.d. 8 Januari 2024. 

"Penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 telah berlangsung dengan baik, dan mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Tentunya hal ini tidak lepas dari koordinasi dan kerja nyata bersama-sama seluruh unsur Kementerian dan Lembaga, TNI, Polri, BUMN dan Stakeholder sektor transportasi," kata Jon Kenedi

"Saya juga mengapresiasi peran penting jajaran petugas Ditjen Perhubungan Laut yang telah bertugas dengan sangat baik dalam mengawal Angkutan Laut Natal 2023 dan Tahun Baru 2024," tambah Jon Kenedi

Berdasarkan data Posko Angkutan Laut Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, pada 110 pelabuhan total jumlah keberangkatan penumpang sampai dengan 8 Januari 2024 sebesar 2,3 juta orang. Sedangkan pada 264 pelabuhan total jumlah keberangkatan penumpang sampai dengan 8 Januari 2024 sebesar 2,6 juta orang, sehingga total penumpang naik dan turun sebesar 4.900.000 orang. 

Kemudian, untuk pelabuhan dengan jumlah penumpang tertinggi yaitu Batam, Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, Nusa Penida dan Benoa. Pada penyelenggaraan Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 ini, Ditjen Perhubungan Laut kembali menyediakan angkutan laut gratis menggunakan kapal Pelni. 

"Program Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 gratis ini adalah sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran negara untuk memfasilitasi masyarakat pengguna transportasi laut," ujar Jon.

Berikut realisasi tiket gratis yang dimanfaatkan oleh masyarakat pada masa Angkutan Natal 2023 periode tanggal 18 s.d. 25 Desember 2023 adalah sebanyak 2.466 pax atau 56% dari total kuota 4.415 tiket yang disediakan.

Selanjutnya, realisasi tiket gratis penumpang kapal laut pada masa Angkutan Tahun Baru 2024 periode tanggal 1 s.d. 8 Januari 2024 adalah sebanyak 4.646 pax atau 29,78% dari total kuota 15.599 tiket yang disediakan.

Jon berpesan agar penyelenggaraan transportasi laut pada masa Natal dan Tahun Baru mendatang lebih baik lagi, diperlukan sinkronisasi yang lebih baik lagi antara pelaksanaan dalam pengambilan kebijakan maupun dalam pelaksanaan di lapangan.

"Dengan berakhirnya Posko Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 ini, saya minta kepada Direktur dan Kepala UPT di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut untuk segera melakukan penyempurnaan analisis dan evaluasi sekaligus mencari upaya dan terobosan baru guna peningkatan pelayanan angkutan lebaran dan nataru di tahun mendatang," tutup Jon (KND/MM/BOH)

Reaksi dan Komentar