Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

PROGRAM KONEKTIVITAS TOL LAUT DIMINATI PARA PENGUSAHA MUDA DI PAPUA

PROGRAM KONEKTIVITAS TOL LAUT DIMINATI PARA PENGUSAHA MUDA DI PAPUA

PAPUA (17/6) - Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Jayapura memperkenalkan program konektivitas tol laut kepada para pengusaha muda di Kabupaten Supiori dan Biak, Papua.

 

Kepala KSOP Kelas II Jayapura, Taher Laitupa mengatakan pihaknya selaku regulator dan pelaksana dalam program Tol Laut harus melakukan inovasi dalam mengglorifikasikan program tol laut dengan cara terjun langsung ke kalangan pengusaha agar mereka dapat menggunakan Tol Laut dalam memasarkan produk yang mereka hasilkan bahkan lebih mengenal dekat apa saja yang ada di dalam ekosistem Tol Laut dalam dunia Shipping Bussiness.

 

"Kami melakukan sosialisasi pembekalan Tol Laut dan pendampingan bagi para pelaku usaha baru di Kabupaten Supiori serta MoU di atas kapal KM Logistik Nusantara 2 di Pelabuhan Korido," kata dia.

 

Taher menjelaskan, mereka menargetkan para pengusaha muda sebab melihat potensi anak muda daerah yang cukup tinggi untuk menjadikan komoditi daerahnya sebagai lahan bisnis. Adapun para pengusaha muda tersebut saat ini sudah tergabung di HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia).

 

"Kami juga melakukan kunjungan monitoring langsung ke lokasi area Petani Kopra bersama Pemerintah Kabupaten Supiori yaitu dari Disperindag dan dari Dishub Kab. Supiori," ungkapnya.

 

Kasie Lala dan Usaha Pelabuhan KSOP Jayapura, Willem Thobias Fofid yang menjadi pemateri, dengan adanya sosialisasi langsung tersebut membuat Tol Laut kian diminati para pengusaha lokal sehingga optimalisasi muatan balik dapat terus meningkat apalagi para bagi para Kamula muda dengan semangat investasi dan berkecimpung dalam Bussiness Shipping atau Bisnis Pelayaran dalam ekosistem Tol Laut.

 

"Mudah-mudahan harapan bersama dengan Role Model suasana baru dan unik ini sosialisasi dan pembekalan bahkan pendampingan Tol Laut yang dilaksanakan di atas Kapal dan langsung kunjungan ke area lokasi petani kopra serta audiensi diskusi ringan, diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan terobosan baru dalam berinvestasi dan ikut bertumbuh dunia usaha melalui Program Strategis Nasional Tol Laut," ujarnya.

 

Selain itu, sosialisasi ini juga sebagai bentuk komitmen KSOP Kelas II Jayapura selaku koordinator wilayah pelabuhan-pelabuhan yang ada di Papua.

 

"Terutama Pelabuhan Korido ini merupakan salah satu pelabuhan baru yang beroperasi karena adanya trayek Tol Laut T-19 yang menghubungkan Papua-Papua Barat," ujarnya.

 

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi anak-anak muda di daerah tersebut untuk melakukan usaha dan berinvestasi. Sebab dengan beroperasinya Tol Laut di wilayah tersebut, membuka banyak peluang usaha baru.

 

"Membantu para kawula muda sekaligus mengenalkan dan memberikan pendampingan untuk berinvestasi dan menciptakan peluang usaha. Dan responnya sungguh luar biasa, yaitu keinginan untuk bergabung bersama Tol Laut karena dilihat dari jangkauan pelabuhan dan kapal Tol Laut menjangkau banyak titik dan ini menjadi penyemangat dan harapan baru bagi jenis-jenis komoditi yang sedang dikembangkan," ujarnya.

 

Acara sosialisasi kepada pengusaha muda ini turut dihadiri oleh Laus DC. Rumayom, Tenaga Ahli Madya Kedeputian V Kantor Staf Presiden; Capt. Moses Wawan Morin, Komisaris BUMN PT. Pelita Air (Persero); Sila Kadisperindag Kab. Supiori; Alberth Kadishub Kab. Supiori;

Vincet Randongkir, Kasie Sarana & Prasarana Dishub Kab. Biak; Otniel Mambrasar Ketua Klasis Supiori; Leo Randongkir Ketua HIPMI; Samrizal Kabid. Laut Dishub Kab. Supiori; Budi Wibowo, Kacab. PT. Pelni Biak; dan Manager PT. SBN Cab. Biak.

Direksi PT. Orang Berkah Ari Morin, Yan Rumbiak dan Aryo serta pengusaha-pengusaha Kab. Supiori dan Biak.

 

Sebagai informasi, Trayek T-19 ini berpangkal di Merauke, rutenya meliputi Merauke – Pomako (deviasi) - Kokas – Sorong – Korido – Depapre (Jayapura) – Sorong – Merauke dan dilayani kapal KM. Logistik Nusantara 2 yang mulai beroperasi awal tahun ini,

 

Beberapa komoditi yang saat ini sudah diangkut Tol Laut T-19 adalah beras, dedak, air mineral, kecap, batu ciping, abu batu dan pasir.

Reaksi dan Komentar