Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

PULUHAN MASYARAKAT DUMAI DAN PEKANBARU MENGIKUTI PROGRAM PADAT KARYA KEMENHUB

PULUHAN MASYARAKAT DUMAI DAN PEKANBARU MENGIKUTI PROGRAM PADAT KARYA KEMENHUBPULUHAN MASYARAKAT DUMAI DAN PEKANBARU MENGIKUTI PROGRAM PADAT KARYA KEMENHUBPULUHAN MASYARAKAT DUMAI DAN PEKANBARU MENGIKUTI PROGRAM PADAT KARYA KEMENHUBPULUHAN MASYARAKAT DUMAI DAN PEKANBARU MENGIKUTI PROGRAM PADAT KARYA KEMENHUBPULUHAN MASYARAKAT DUMAI DAN PEKANBARU MENGIKUTI PROGRAM PADAT KARYA KEMENHUB

DUMAI (9/8) - Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kembali menggelar program Padat Karya untuk masyarakat di wilayah Provinsi Pekanbaru. Padat Karya ini diselenggarakan oleh Kantor Distrik Navigasi (Disnav) Kelas I Dumai dan Kantor KSOP Kelas III Pekanbaru.

Kepala Distrik Navigasi Kelas I Dumai, Capt Heru Santoso mengatakan kegiatan padat karya ini diikuti oleh 70 orang masyarakat setempat dalam rangka mendukung program pemulihan ekonomi nasional. Padat Karya berlokasi di empat tempat, yaitu, Dermaga Navigasi Mundam, Dermaga Disnav Dumai, dan Tanjung Medang serta Kantor KSOP Kelas III Pekanbaru.

“Padat Karya ini  aktivitasnya dalam bentuk pekerjaan perawatan dan pemeliharaan aset Distrik Navigasi Kelas I Dumai,” ujarnya, Selasa (9/8).

Padat Karya di lingkungan perhubungan laut ini merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 73 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Penyelenggaraan Program Padat Karya Di Lingkungan Kementerian Perhubungan.

Program Padat Karya memiliki tujuan untuk mengurangi pengangguran dari masyarakat kurang mampu, memupuk rasa kebersamaan, gotong royong dan partisipasi masyarakat, meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberdayaan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja.

"Sebagaimana kita ketahui, saat ini kita masih dihadapkan dengan dampak dari pandemi Covid-19 yang telah banyak menyebabkan dampak yang merugikan pada seluruh negara terutama di Indonesia, khususnya pada sektor perekonomian," ujarnya.

Selain itu, Padat Karya diharapkan dapat mewujudkan peningkatan akses masyarakat dengan berbasis pendekatan pemberdayaan masyarakat, membangkitkan kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kegiatan padat karya ini dilaksanakan secara swakelola, sehingga dilakukan dengan melibatkan masyarakat, diawasi oleh tenaga terlatih untuk memastikan hasil pekerjaan dan sasaran kegiatan padat karya dapat tercapai secara maksimal.

Sebagai informasi pembukaan kegiatan padat karya ini turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi V Dapil Riau I Ir. Effendy Sianipar, Anggota DPR RI Komisi V Dapil Riau II DR. H. Syahrul Aidi Maazat, Lc., MA., Walikota Dumai H. Paisal, SKM., Mars, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Dumai, Ketua DPRD Kota Dumai, Kapolres Dumai, Dandim, Kajari Dumai, Danlanal Dumai, Kepala Satuan Polair Polres Dumai, Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, dan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Riau.

Reaksi dan Komentar