Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

RAKORWIL NATARU

RAKORWIL NATARU

 Kantor KSOP Kelas II Baubau mengikuti Rapat Koordinasi tingkat wilayah Sultra di Kendari, Senin (28/10/2024).

Rakorwil ini membahas tentang persiapan menghadapi angkutan natal 2024 dan tahun baru 2025 (Nataru) serta progres pemasangan CCTV dan AIS Receiver di Pelabuhan.

Rakorwil ini dihadiri oleh KA. KSOP Kelas II Kendari, KA. UPP Lapuko, KA. UPP Wanci, KA. UPP Raha, para Kepala Pos Pelabuhan se-Sultra dan KA. Wilker se-Sultra.

Pada kesempatan ini Kepala Kantor KSOP Kelas II Baubau, Taher Laetupa, S.T., M.T., mengungkapkan bahwa untuk di Sulawesi Tenggara wilayah yang potensi penumpangnya cukup padat adalah Pelabuhan Raha, Kendari, Wanci dan Baubau. “Tapi frekuensi yang paling tinggi itu Baubau”.

KA. KSOP Kelas II Baubau juga mengungkapkan pentingnya menyamakan persepsi dan pemahaman terkait kapasitas penumpang yang akan diangkut, percuma kalau misalnya dari Kendari menerapkan pengetatan tapi yang lain tidak melakukan pengetatan. “Untuk itu kami berharap dengan rapat koordinasi ini dalam rangka persiapan-persiapan Nataru bisa dilakukan dengan baik”.

KA. KSOP Kelas II Baubau juga mengungkapkan bahwa untuk pemasangan CCTV dan AIS Receiver ditargetkan selesai di akhir tahun 2024. “Kalau di pelabuhan di pelabuhan Murhum Baubau sudah jalan, kalau yang kurang tinggal di tambah saja”.
 

Reaksi dan Komentar