Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

REFORMASI BIROKRASI KEMENHUB, DITJEN HUBLA GELAR WORKSHOP PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK

REFORMASI BIROKRASI KEMENHUB, DITJEN HUBLA GELAR WORKSHOP PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIKREFORMASI BIROKRASI KEMENHUB, DITJEN HUBLA GELAR WORKSHOP PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK

Bali (15/11) – Seperti tahun sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kembali menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Tahun Anggaran 2018 yang merupakan salah satu agenda dari pelaksanaan Reformasi Birokrasi dengan mengangkat tema “Revolusi Budaya Kerja Organisasi yang Berkelanjutan Mendorong Percepatan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik”.

Dalam sambutan Seditjen Hubla yang dalam hal ini disampaikan oleh Kepala Bagian Organisasi dan Hubungan Masyarakat, Gus Rional, mengemukakan bahwa pelaksanaan Workshop Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan diberlakukannya Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik untuk mendapatkan pelayanan yang berkualitas terus meningkatkan dari waktu ke waktu karena  semakin berkembangnya kesadaran bahwa setiap warga negara Indonesia memiliki hak untuk dilayani serta kewajiban pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan yang terbaik. 

“Pelayanan Publik merupakan salah satu variabel yang menjadi ukuran bagi keberhasilan pelaksanaan Good Governance dilihat dari pelaksanaan pelayanan publik yang diberikan kepada masyakarat yang memanfaatkan layanan publik” tutur  Gus Rional dalam pembukaan Workshop Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut  di Bali, Kamis (15/11). 
IMG-20181115-WA0074.jpg
Tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pelayanan publik adalah bagaimana pemerintah bisa menciptakan pelayanan yang cepat, efisien, efektif dan transparan serta dilaksanakan tanpa membeda-bedakan status masyarakat yang dilayani untuk menciptakan pelayanan yang adil dan demokratis. 

“Guna mendukung pelaksanaan good governanve agar ke depannya penyelenggaraan pelayanan publik di seluruh jajaran Ditjen Hubla harus bejalan secara cepat, transparan, akuntabel dan partisipatif,” imbuhnya. 
IMG-20181115-WA0071.jpg
 Saat ini secara umum pelayanan publik oleh pemerintah sudah berjalan dengan baik, namun masih banyak masyarakat yang menganggap pelayanan publik belum dilakukan secara efektif. Kondisi ini disebabkan adanya beberapa faktor seperti prosedur yang berbelit-belit, petugas yang kurang profesional bahkan layanan publik dicitrakan sebagai salah satu proyek pungutan liar, hal ini yang harus dibenahi. 

“Sudah sepatutnya sebagai unit penyelenggara pelayanan  publik  harus merubah paradigma negatif dalam segi pelayanan sebab penyelenggara pelayanan publik harus berorientasi menjadi pelayan yang membantu serta memenuhi kebutuhan masyarakat sebagai pengguna jasa layanan publik,” ujar Gus.

Gus berharap melalui workshop ini, dapat dijadikan langkah dalam meningkatkan pelayanan publik sesuai dengan amanat UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik khusus di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut  yang secara efektif, transparan dan profesional.

Sebagai informasi, workshop ini dihadiri oleh para unit pelaksana teknis di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut di wilayah tengah Indonesia, dengan menghadirkan narasumber dari Kepala Bagian Publikasi dan Pelayanan Informasi Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Pengelolaan Sistem Informasi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dan Analis Pengaduan Masyarakat Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.


Reaksi dan Komentar