Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

RESMI BEROPERASI DI PELABUHAN BABANG, KAPAL TOL LAUT KM. KENDHAGA NUSANTARA DISAMBUT MERIAH

RESMI BEROPERASI DI PELABUHAN BABANG, KAPAL TOL LAUT KM. KENDHAGA NUSANTARA DISAMBUT MERIAHRESMI BEROPERASI DI PELABUHAN BABANG, KAPAL TOL LAUT KM. KENDHAGA NUSANTARA DISAMBUT MERIAHRESMI BEROPERASI DI PELABUHAN BABANG, KAPAL TOL LAUT KM. KENDHAGA NUSANTARA DISAMBUT MERIAH

BABANG (29/1) - Kapal Tol Laut Barang dengan kemasan Kontainer, KM. Kendhaga Nusantara 9, resmi beroperasi di Pelabuhan Babang, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.

 

Ini setelah kapal berkapasitas 1.300 ton yang memuat 60 kontainer itu sandar perdana di Pelabuhan pada Jumat (28/1/2022), sekira pukul 20.32 WIT malam tadi.

 

Penyambutan sekaligus peresemian beroperasinya Kapal Tol Laut ini dilakukan pada Sabtu (29/1/2022) pagi tadi yang disambut gembira Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan maupun warga setempat.

 

Peresmian Tol Laut ini ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Selatan Ir. Saiful Turuy mewakili Bupati.

 

Dalam sambutan Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik yang dibacakan oleh Sekda, bahwa kehadiran Tol Laut ini selain memangkas disparitas harga barang karena biaya pengangkutan logistik lebih murah, juga mempermudah pelaku usaha untuk terhubung dalam bisnisnya. Dengan begitu, proses distribusi logistik bisa dijalankan dengan lebih mudah.

 

Hadirnya Tol Laut ini, kata Bupati, juga menjadi sarana distribusi produk lokal berupa hasil pertanian dan perkebunan, perikanan dan kelautan, serta produk unggulan lainnya dari daerah asal ke tempat tujuan (pasar) yang lebih menguntungkan.

 

"Untuk itu, dengan mengucapkan Basmallah, pengoperasian Kapal Tol Laut di Halmahera Selatan saya nyatakan resmi dibuka. Semoga ini bermanfaatkan untuk kita semuanya," ujar Bupati.

 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Halmahera Selatan, Amar Talib, selaku Koordinator Tol Laut di Halmahera Selatan menyampaikan bahwa Tol Laut ini beroperasi di Halmahera Selatan sejak tahun 2019 (T-16), yakni menyinggahi Pelabuhan Jikotamo, Kecamatan Obi. Pada tahun 2022 ini, Kabupaten Halmahera Selatan kembali mendapat tambahan layanan Tol Laut (T-29) yang menyinggahi Pelabuhan Babang, Saketa, dan Pelabuhan Wayaloar.

 

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Babang, Rosihan Gamtjim, pada kesempatan itu berharap agar program Tol Laut dari Bapak Presiden ini dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat maupun pelaku usaha.

 

Sebab Tol Laut ini sangat memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha maupun masyarakat yang mengangkut barang menggunakan Kapal Laut. Ini karena biaya pengangkutan lebih murah ketimbang kapal reguler.

 

"Kami juga sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden dan Kementerian Perhubungan dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang telah menyetujui layanan tambahan Tol Laut di Halmahera Selatan," tukasnya.

 

Sementara Nakhoda KM. Kendhaga Nusantara 9, Capt. Purnomo Sidi Agus Sulaiman juga mengharapkan sinergitas Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan dengan pelaku usaha untuk pengiriman barang, terutama produk lokal ke daerah tujuan.

 

"Hadirnya Tol Laut ini sebetulnya membantu pelaku usaha dan juga masyarakat. Pelaku usaha ketika mengangkut barang menggunakan Tol Laut harganya murah. Sementara masyakat ketika membeli barang kebutuhan yang diangkut menggunakan Tol Laut, harganya juga murah. Jadi tujuan Tol Laut ini untuk mengurangi disparitas harga barang di wilayah Barat dan Timur," jelasnya mengakhiri.

 

Sekadar informasi, acara penyambutan yang diprakarsai Dinas Perindag Kabupaten Halmahera Selatan, Dinas Perhubungan Kabupaten Halmahera Selatan dan Kantor UPP Kelas II Babang itu berjalan dengan lancar dan meriah.

 

Untuk lintasan perdana KM. Kendhaga Nusantara 9, terdapat 17 kontainer yang akan dibongkar khusus di Pelabuhan Babang. Ini terdiri dari 11 Teus full, dengan rincian 1 Teus berisi Elpiji, 1 Teus berisi bahan bangunan, dan 9 Teus sembako. Sementara kontainer kosong yang akan diturunkan sebanyak 6 Teus. Selain kontainer turun, juga terdapat kontainer naik yang direncanakan sebanyak 13 Teus.

 

KM. Kendhaga Nusantara 9 direncanakan bertolak dari Pelabuhan Babang menuju Pelabuhan Saketa pada Minggu (30/1/2022) besok. (*)

 

 

 

 

Reaksi dan Komentar