Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

RESPON CEPAT UPP WANCI, SELURUH PENUMPANG KAPAL KM. SINAR ALAM I BERHASIL DIEVAKUASI DENGAN SELAMAT

RESPON CEPAT UPP WANCI, SELURUH PENUMPANG KAPAL KM. SINAR ALAM I BERHASIL DIEVAKUASI DENGAN SELAMAT

​

BUTON (30/5) - Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Wanci berhasil mengevakuasi seluruh penumpang kapal KM. Sinar Alam I yang mengalami  mesin mati di wilayah perairan berjarak 7 mil dari Pelabuhan Lasalimu, Buton Sulawesi Tenggara kemarin (29/5).

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Seluruh penumpang dan awak kapal berhasil diselamatkan oleh tim reaksi cepat UPP Wanci dan Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Kendari menuju Pelabuhan Wakatobi Sulawesi Tenggara. 

Kepala kantor UPP Wanci, Arman Saleh menjelaskan bahwa kapal KM. Sinar Alam I bertolak dari Pelabuhan Lasalimu yang berada di Pulau Buton tanggal 29 Mei 2019 pukul 10.15 WITA dengan tujuan Pelabuhan Wanci yang berada di Pulau Wakatobi dengan mengangkut barang campuran sebesar 5 Ton/Meter kubik dan Penumpang dewasa sebanyak 25 orang, penumpang anak-anak 2 orang, bayi 2 orang dan diawaki 5 orang awak kapal termasuk Nakhoda.

"Sekitar pukul 12.30 WITA, kami menerima laporan melalui telpon oleh petugas kami yang ikut dalam pelayaran tersebut bahwa kapal mengalami gangguan mesin induk sehingga kapal hanyut dan terapung-apung di tengah laut, serta dilaporkan juga bahwa kondisi cuaca saat itu angin Timur disertai dengan gelombangnya," jelas Arman.
IMG-20190530-WA0023.jpg
Setelah mendapatkan informasi tersebut, kami segera merespon dan berkoordinasi dengan pemilik kapal untuk mengerahkan kapal bantuan KM. Sinar Alam II dan juga bersama kapal  RIB Milik Basarnas untuk melakukan evakuasi penumpang dan muatan kapalnya.
 
Pada pukul 14.40 WITA, kapal bantuan KM Sinar Alam II dan kapal RIB milik Basarnas tiba di lokasi dan melakukan proses evakuasi kapal KM.Sinar Alam I.

“Kapal tersebut ditemukan di sekitar perairan Lasalimu. Sebagian penumpang dievakuasi dengan menggunakan RIB Basarnas dan sebagian lagi tetap berada di dalam kapal KM Sinar Alam I yang ditarik oleh kapal KM. Sinar Alam II,” paparnya.

Arman menambahkan pada pukul 15.40 WITA, Kapal tiba dengan selamat dan sandar di pelabuhan Wanci beserta semua penumpang termasuk awak kapal telah berhasil dievakuasi yang mendapatkan perawatan medis dari pihak kesehatan pelabuhan.  
IMG-20190530-WA0022.jpg
Arman kembali mengingatkan agar setiap nakhoda selalu memastikan laporan cuaca yang dikeluarkan BMKG sebelum berlayar serta memastikan kapalnya laik laut agar terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan bersama. 

"Pastikan selalu alat keselamatan pelayaran seperti life jacket yang selalu siap di atas kapal dan selalu mengutamakan keselamatan pelayaran. Ingat, terwujudnya keselamatan pelayaran itu karena adanya sinergi antara regulator, operator dan pengguna jasa agar pelayaran aman, selamat, tertib dan nyaman," tutup Arman.


Reaksi dan Komentar