Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Risk Assessment bersama Polda Jawa Timur

Risk Assessment bersama Polda Jawa TimurRisk Assessment bersama Polda Jawa TimurRisk Assessment bersama Polda Jawa TimurRisk Assessment bersama Polda Jawa TimurRisk Assessment bersama Polda Jawa Timur

Sebagaimana diketahui bersama bahwa Pelabuhan Kalianget merupakan pintu masuk dan keluar utama dari dan ke Kabupaten Sumenep dan kabupaten lainnya di Pulau Madura melalui jalur laut. Oleh sebab itu, Pelabuhan Kalianget menjadi objek khusus yang mendapat perhatian Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Menindaklanjuti signifikansinya, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Kalianget bersama Polda Jatim melakukan kegiatan Risk Assessment/Penilaian Resiko Sistem Manajemen Pengamanan pada tanggal 11-12 Agustus 2025 di Pelabuhan Kalianget.

Kegiatan yang dimulai pada jam 13.00 WIB tersebut dibuka dengan pembukaan acara di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor KSOP Kelas IV Kalianget. Rapat dibuka oleh Kepala KSOP Kelas IV Kalianget Bapak Azwar Anas, S.H., M.Hum. dan Kasubdit Audit Polda Jatim AKBP Budi Sulistyanto, S.H. serta turut hadir pimpinan ataupun perwakilan instansi lain yaitu:

  1. Kepolisian Resor Sumenep
  2. Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep
  3. Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumenep
  4. Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Sumenep
  5. Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Surabaya Wilker Kalianget
  6. Koordinator Pos SAR Sumenep
  7. BPTD Kelas II Jawa Timur Korsatpel Pelabuhan Kalianget
  8. Junor Manajer PT. Pelindo Pelabuhan Kalianget, dan
  9. Stakeholder terkait

Dalam sambutannya, Kepala KSOP Kelas IV Kalianget menyambut baik atensi yang diberikan Polda Jatim terhadap Pelabuhan Kalianget. "Kami sangat mengapresiasi perhatian Kepolisian Daerah Jawa Timur terhadap Penilaian Risiko Sistem Manajemen Pengamanan di Pelabuhan Kalianget yang merupakan obyek khusus di Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini selain untuk memitigasi risiko keamanan di Pelabuhan Kalianget juga menjadi bukti sinergitas dan kolaborasi konstruktif KSOP Kelas IV Kalianget bersama Instansi Kepolisian baik Polsek, Polres maupun Polda serta Stakeholder terkait." Ujar Bapak Azwar Anas S.H., M.Hum.

Rangkaian acara selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan. Dimulai dari observasi ruang Maritime Command Centre (MCC) yang berada di Lantai 2 KSOP Kelas IV Kalianget sampai kepada pengecekan pelabuhan dan kapal.

Sebagai informasi ruang MCC KSOP Kelas IV Kalianget menjadi ruang utama pengawasan kegiatan kepelabuhanan dan lalu lintas kapal di perairan. Di dalam ruang MCC terpampang monitor-monitor pengawasan dan alat-alat komunikasi pelayaran. Selain itu, juga tercantum nama-nama PIC Stakeholder di Kabupaten Sumenep, yang dimaksudkan untuk kemudahan koordinasi lintas instansi.

Dari ruang MCC Tim kemudian bergerak menuju Pelabuhan Pelindo dan Pelabuhan Penyeberangan untuk melakukan observasi. Dalam Penilaian Risiko Sistem Manajemen Pengamanan di Pelabuhan, ditelisik berbagai fasilitas dan potensi-potensi risiko yang mungkin akan terjadi beserta langkah-langkah mitigasinya. Sebagai koordinator utama di Pelabuhan Kalianget, Bapak Azwar Anas, S.H., M.Hum. memberikan penjelasan komprehensif terkait pelabuhan di Kalianget. Beliau berpegang bahwa dalam semua Risk Assessment, informasi yang lengkap dan menyeluruh akan berpengaruh besar terhadap keberhasilan kegiatan manajemen risiko. "Kesesuaian dan kelengkapan informasi akan sangat menentukan keberhasilan kegiatan-kegiatan seperti ini, informasi yang terpotong akan berdampak pada ketidaktepatan atau bahkan kesalahan profil risiko dan mitigasinya." Jelasnya.

Selain fasilitas pelabuhan, Tim Assessment baik Assessor Polda Jatim maupun KSOP Kelas IV Kalianget juga melakukan profiling risiko kapal yang ada di Pelabuhan Kalianget. Komunikasi dengan Nakhoda dan Stakeholder terkait, dilakukan dengan prinsip dua arah agar tercipta informasi yang berimbang. "Komunikasi yang baik antara pemangku kepentingan akan menjadi kunci maksimalnya pelayanan publik dalam hal ini angkutan laut di Pelabuhan Kalianget." Pungkas Bapak Azwar Anas, S.H., M.Hum. pada penutupan kegiatan Risk Assessment tersebut. 

Sebagai tindak lanjut dari hasil kegiatan ini, KSOP Kelas IV Kalianget berkomitmen memperkuat pelayanan dan pengawasan pelayaran dengan mengintegrasikan hasil Risk Assessment bersama ini dengan Manajemen Risiko Internal yang sudah dimiliki KSOP Kelas IV Kalianget sebelumnya.

Reaksi dan Komentar