Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

SELAIN DI DANAU TOBA, KEMENHUB TERJUNKAN TIM KHUSUS AWASI KESELAMATAN PELAYARAN DI AMBON DAN PULAU SELAY

SELAIN DI DANAU TOBA, KEMENHUB TERJUNKAN TIM KHUSUS AWASI KESELAMATAN PELAYARAN DI AMBON DAN PULAU SELAY

​

Jakarta – Selain menerjunkan tim ke Danau Toba, Kementerian Perhubungan juga menurunkan tim khusus untuk mengawasi dengan ketat keselamatan pelayaran di Ambon dan Pulau Selayar, Sulawesi Selatan. Demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kamis (6/6).

“Selain di danau Toba, Saya juga juga telah menugaskan jajarannya untuk turun langsung ke Ambon dan Pulau Selayar,” jelas Menhub.

Bertindak sebagai Ketua Tim Pemantauan Transportasi Penyeberangan di Ambon yaitu Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Logistik, Multimoda dan Keselamatan Perhubungan Kemenhub Cris Kuntadi. Sementara Ketua Tim di Pulau Selayar yaitu Staff Ahli Menhub Bidang Teknologi, Lingkungan, dan Energi Prasetyo Boeditjahjono. Sedangkan sebelumnya, telah diterjunkan Staff Ahli Menhub Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Perhubungan Umar Aris sebagai Ketua Tim di  Danau Toba.

Menhub menjelaskan, ketiga daerah tersebut merupakan tempat yang banyak digunakan untuk melayani pelayaran rakyat pada hari-hari besar seperti Idul Fitri dan hari besar lainnya. Untuk itu, diperlukan pengawasan yang ekstra ketat. 

“Ini merupakan bentuk antisipasi kami untuk mencegah terjadinya accident yang tidak kita inginkan,” ungkap Menhub.
Pengawasan yang akan dilakukan oleh  tim tersebut diantaranya yaitu : memastikan manifest penumpang sesuai, jumlah manifest tidak melebihi kapasitas yang ditentukan, mengecek kelengkapan surat atau buku pelaut Nakhoda dan awak kapal, memastikan adanya alat-alat keselamatan seperti pelampung, dan juga mengajak Bupati setempat dan Pemerintah Daerah untuk ikut serta memperhatikan dan mengawasi.

Pada penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun ini, Kemenhub bekerjasama dengan stakeholder terkait telah melakukan serangkaian ramp check kelaikan kapal-kapal penyeberangan, selain itu, juga dilakukan pengecekan terhadap kelengkapan alat-alat keselamatan seperti pelampung dan juga pengecekan kesehatan dan kelengkapan administrasi para nakhoda dan awak kapal. Selain itu, para Kepala Daerah ikut andil dengan mengerahkan petugas dari Dinas Perhubungan setempat untuk melakukan pengawasan. (RDL/CA/HA)


Reaksi dan Komentar