Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

SELAIN JALUR LAUT, DITJEN HUBLA BERIKAN BANTUAN LEWAT JALUR DARAT UNTUK KORBAN BENCANA BANJIR MOROWALI

SELAIN JALUR LAUT, DITJEN HUBLA BERIKAN BANTUAN LEWAT JALUR DARAT UNTUK KORBAN BENCANA BANJIR MOROWALI

​

MOROWALI (10/6) – Selain mengerahkan kapal untuk membantu korban bencana banjir di Morowali, Sulawesi Tengah yang terjadi Jumat (7/6) lalu, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan juga menurunkan tim evakuasi dan bantuan bencana banjir dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Kolonodale.

Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad mengungkapkan, hari ini tim UPP Kolonodale sudah menuju lokasi pengungsian di Desa Kolono Kabupaten Morowali untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana banjir melalui jalur darat yang dikawal oleh TNI dan Polri dari Kolonodale. 

“Penyerahan bantuan kemanusiaan korban bencana banjir tersebut diterima secara simbolis oleh Wakil Bupati Morowali H. Najamudin,” ujar Ahmad.

Ahmad berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan para korban bencana dan masyarakat Morowali dapat melewati masa-masa sulit ini dengan sabar dan tetap optimis.
WhatsApp Image 2019-06-10 at 16.34.15 (1).jpeg
Sementara itu, kapal Patroli KN. Salawaku milik Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas II Tual yang ditugaskan untuk membantu korban bencana banjir di Morowali tengah bergerak menuju Morowali untuk bergabung dengan Tim SAR di sana. 

“Saat ini posisi kapal KN. Salawaku berada di Pelabuhan Raha dan baru selesai melakukan pengamanan arus balik Angkutan Laut Lebaran Tahun 2019,” kata Ahmad.

Menurut Ahmad, kapal KN. Salawaku akan bergerak menuju Kolonodale sebelum ke Pelabuhan Bungku atau pelabuhan terdekat dengan lokasi bencana yang merupakan Wilayah Kerja Kantor UPP Kelas III Kolonodale.

“Namun sebelum ke Morowali, kapal KN. Salawaku terlebih dahulu akan transit ke Kendari untuk pengisian BBM dan air tawar,” imbuhnya. 

Seperti diketahui, akibat bencana banjir di Morowali, jembatan permanen di Sungai Dampala, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali hanyut sehingga lalu lintas Trans Sulawesi yang menghubungkan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara terputus dan tidak bisa dilewati dalam waktu dekat.


Reaksi dan Komentar