Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

SIAGA BENCANA 26 APRIL 2021

SIAGA BENCANA 26 APRIL 2021

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengajak seluruh komponen masyarakat untuk turut berpartisipasi pada Hari Kesiapsiagaan Bencana 2021. Pada 26 April 2021 pukul 10.00 waktu setempat, masyarakat Indonesia diminta untuk membunyikan sirine/lonceng secara serentak sebagai tanda adanya bencana.

Karena tema HKB ke-4 ini yaitu 'Siap untuk Selamat'. Sementara itu, sub tema tahun ini yaitu 'Latihan Membuat Kita Selamat dari Bencana'.

"Bunyikan tanda secara serentak seperti kentongan, sirine, dan lonceng pada tanggal 26 April 2021 jam 10.00 waktu setempat," kata Doni saat Lauching acara Hari Kesiapsiagaan Bencana 2021 yang disiarkan di YouTube BNPB Indonesia, Jumat (26/3).

Doni juga mengajak masyarakat untuk mengenali ancaman bencana di sekitar, memahami risiko bencananya, dan melakukan simulasi evakuasi mandiri menuju tempat aman terdekat. Dia ingin meningkatkan budaya sadar bencana agar bisa mengurangi korban jiwa dan kerugian harta benda lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Lilik Kurniawan mengatakan bahwa latihan kesiapsiagaan bencana pada 26 April penting dilakukan agar masing-masing anggota keluarga di rumah mengetahui di daerah tempatnya tinggal ada titik evakuasi.

"Hari Kesiapsiagaan Bencana dibentuk sebagai ajakan bagi masyarkat untuk mengetahui cara dan tempat evakuasi di sekitarnya. Khususnya bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana. Sehingga saat terjadi bencana mereka tahu dan bergegas pergi ke sana, saat HKB itulah yang dilakukan," ujar dia.

“Latihan evakuasi mandiri menjadi suatu hal yang sangat penting bagi kita semua. Sehingga saat terjadi bencana mereka tahu dan bergegas pergi ke sana (tempat evakuasi)" ucapnya.

Lilik kembali mengingatkan seluruh masyarakat untuk membunyikan lonceng/sirine pada 26 April 2021.

Reaksi dan Komentar