PROBOLINGGO (12/03) – KSOP Kelas IV Probolinggo mengikuti apel pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di halaman Mapolres Probolinggo Kota bersama dengan ratusan personel gabungan Kamis (12/3/2026). “Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 digelar bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan menjadi ajang pembuktian sinergi antar instansi dalam mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah” ujar Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Probolinggo, I Gusti Agung Komang Arbawa, S.H., M.H.
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri memimpin langsung jalannya apel. Pendampingnya, Wali Kota Probolinggo dr. H. Aminuddin, tampak hadir sejak awal. Duduk sederet di kursi undangan, tampak Kepala Pengadilan Negeri, perwakilan Kejaksaan Negeri, Danramil Wonoasih, serta jajaran pejabat utama polres. Kehadiran mereka menegaskan bahwa keamanan mudik adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya milik polisi.
Dalam amanatnya, Kapolres Rico menekankan bahwa apel ini adalah bentuk pengecekan akhir. Bukan hanya personel, tetapi juga sarana prasarana yang akan digunakan selama operasi berlangsung. “Ini adalah pengecekan akhir. Kami ingin memastikan seluruh personel siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Rico di hadapan pasukan. Sebanyak 154 personel kepolisian akan diterjunkan. Mereka tidak bergerak sendiri. Personel TNI, KSOP, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, hingga relawan seperti ORARI dan Pramuka akan bahu-membahu di lapangan.
Pelabuhan Probolinggo masuk dalam prioritas pengamanan. Pos Terpadu Pelabuhan disiapkan khusus untuk melayani pemudik yang memilih transportasi laut. Ini menjadi perhatian serius mengingat mobilitas penumpang antarpulau biasanya meningkat drastis menjelang Lebaran. Polres Probolinggo Kota juga telah menyiapkan sejumlah pos pengamanan di titik-titik strategis. Mulai dari Pos Pengamanan Meteor di samping Kantor Wali Kota, Pos Gladak Serang, Rest Area Tongas, hingga Rest Area Tol KM 819.



Reaksi dan Komentar