Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

SINERGI KSU TANJUNG PRIOK DAN STAKEHOLDER WUJUDKAN RUANG TUNGGU PELAYANAN

SINERGI KSU TANJUNG PRIOK DAN STAKEHOLDER WUJUDKAN RUANG TUNGGU PELAYANANSINERGI KSU TANJUNG PRIOK DAN STAKEHOLDER WUJUDKAN RUANG TUNGGU PELAYANANSINERGI KSU TANJUNG PRIOK DAN STAKEHOLDER WUJUDKAN RUANG TUNGGU PELAYANAN

JAKARTA (12/9) – Dalam rangka optimalisasi pelayanan kepada pengguna jasa, Kantor Kesyahbandaran Utama (KSU) Tanjung Priok berkerjasama dengan pengguna jasa terkait melakukan pembangunan/renovasi ruang tunggu bagi masyarakat dan pengguna jasa yang terhubung langsung dengan ruang pelayanan (Ruang PPSA) Kantor Kesyahbandara Utama Tanjung Priok.

Pada seremoni peletakan batu pertama yang dilaksanakan pada hari ini (12/9), Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, Andi Hartono mengungkapkan, bahwa pembangunan ruang tunggu ini dilaksanakan dengan menggunakan anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) dari para pengguna jasa terkait di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai bentuk sinergitas dan dukungan terhadap optimalisasi layanan Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok.

“Dari ruang tunggu yang masih berbentuk tenda akan direnovasi menjadi ruang tunggu yang lebih layak, aman dan nyaman bagi masyarakat dan pengguna jasa. Ini juga merupakan bukti baiknya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah dan stakeholder di Pelabuhan Tanjung Priok. Oleh karenanya saya berterima kasih atas kepedulian para stakeholder dan teman-teman insan maritim lainnya,” ujar Andi.

Senada dengan Andi, Pelaksana Tugas Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Subagiyo, yang turut hadir pada kesempatan tersebut, turut menyampaikan apresiasinya kepada KSU Tanjung Priok serta seluruh stakeholder di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok atas sinergi, kolaborasi, dan komitmen nyata seluruh mitra kerja dalam optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

“Sebagaimana arahan Bapak Presiden RI, marilah kita sebagai regulator mengurangi mengontrol pelayanan, namun menggesernya menjadi memudahkan dan melayani. Hal ini merupakan skala kecil perwujudan dari arahan Bapak Presiden,” kata Subagiyo. 

Menurut Subagiyo, pembangunan ruang tunggu layanan dengan menggunakan anggaran CSR ini juga sesuai dengan arahan Menteri Perhubungan untuk meningkatkan creative financing dan kolaborasi dalam pembangunan. ‘’Ini adalah salah satu bentuk, di mana pelayanan terhadap masyarakat dapat terwujud berkat kolaborasi yang baik antara Pemerintah dengan stakeholder,” tukasnya.

Lebih lanjut, Subagiyo berpesan agar pembangunan ruang tunggu pelayanan ini dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan kerja dan protocol kesehatan. Selanjutnya, ruang tunggu yang sudah dibangun juga harus dipelihara dengan baik karena merupakan fasilitas bersama. 

Sementara itu, perwakilan Perusahaan Pelayaran, yang juga ketua dari pembangunan ruang tunggu pelayanan ini, Arwan Selmianto, mengungkapkan apresiasinya kepada Pemerintah, dalam hal ini Kantor KSU Tanjung Priok. “Meskipun pembangunan ruang tunggu ini dilaksanakan dengan anggaran bersama, namun kami tetap menyampaikan apresiasi kami karena sudah memberikan tempat di kantor untuk pengguna jasa. Kami berharap, ke depannya kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah dan pengguna jasa di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok dapat terus berjalan dengan baik,’’ tutup Alwan.

Reaksi dan Komentar