Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

SINERGI PENINGKATAN KESELAMATAN DAN KEAMANAN PELAYARAN, KEMENHUB GELAR PATROLI INSAN MARITIM TERPADU

SINERGI PENINGKATAN KESELAMATAN DAN KEAMANAN PELAYARAN, KEMENHUB GELAR PATROLI INSAN MARITIM TERPADU

​PALEMBANG (31/7) - Sarana Bantu Navigasi Pelayaran merupakan salah satu unsur Keselamatan pelayaran harus dijaga keandalan dan keberadaannya sehingga dapat terus mendukung keselamatan pelayaran.

Terkait dengan hal tersebut, Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Distrik Navigasi kelas I Palembang menggelar kegiatan Patroli Insan Maritim Terpadu dan sosialisasi keselamatan berlayar di perairan sungai musi, Sumatera Selatan kemarin (30/7).

IMG-20190731-WA0012.jpg
"Patroli laut dilakukan bersama-sama untuk dapat memahami dan menjaga Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) di perairan sungai Musi melibatkan beberapa instansi terkait seperti Dinas Perhubungan Provinsi Sumatra Selatan, Dirpolair Polda Sumsel, pangkalan TNI AL Palembang, Basarnas prov Sumsel, BPTD prov. Sumsel Babel, Bea Cukai Palembang, Kantor Kesehatan Palembang, Kantor Karantina Ikan Palembang, Jasa Raharja Palembang dan rekan media serta perwakilan para nelayan," ujar Kepala Distrik Navigasi Kelas I Palembang, Adi Karsyaf.
   
Diketahui bahwa Luas wilayah yang di kelola Distrik navigasi kelas I Palembang terbilang cukup luas, mencakup wilayah perairan Palembang, Jambi dan Bangka Belitung. 

"Dan adalah kewajiban dari distrik navigasi kelas I Palembang untuk menyediakan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP)," lanjut Adi.
IMG-20190731-WA0011.jpg
Dengan menggunakan Kapal Negara KN. Kalian milik Distrik Navigasi Palembang, patroli dilakukan di perairan sungai Musi untuk memperkenalkan dan mensosialisasikan bentuk, letak dan fungsi dari SBNP yang tersebar di perairan sungai Musi.

 "Dengan adanya patroli ini, kami berharap agar sosialisasi ini pun dapat disebarkan dan menjadi perhatian bagi pengguna pelayaran maupun instansi instansi yang berkaitan dengan pelayaran untuk dapat menjaga keberadaan SBNP atau melaporkan secepatnya jika mengetahui ada SBNP yang rusak maupun hilang," jelas Adi.

Patroli terpadu ini adalah yang pertama kali dilaksanakan dan berdasarkan keputusan Menteri perhubungan KP. 482 tahun 2016 tentang penetapan alur pelayaran, sistem rute, tata cara berlalu lintas dan daerah labuh kapal sesuai dengan kepentingannya, dimana pengawasan terhadap penyelenggaraan alur pelayaran pelabuhan Palembang dilaksanakan oleh distrik navigasi kelas I Palembang.

Terobosan terbaru yang melibatkan tugas dan fungsi instansi terkait yang juga memiliki kewenangan disepanjang alur pelayaran sungai Musi serta masyarakat kapal-kapal tradisional dalam patroli terpadu ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan di wilayah pelayaran ini mengingat padatnya lalu lintas kapal  di alur pelayaran sungai Musi.


Reaksi dan Komentar