Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

SOROTI PENTINGNYA MELIBATKAN SWASTA DALAM MENGELOLA ALUR PELAYARAN, KEMENHUB GELAR BIMTEK KAJIAN KELAYAKAN KONSESI

SOROTI PENTINGNYA MELIBATKAN SWASTA DALAM MENGELOLA ALUR PELAYARAN, KEMENHUB GELAR BIMTEK KAJIAN KELAYAKAN KONSESISOROTI PENTINGNYA MELIBATKAN SWASTA DALAM MENGELOLA ALUR PELAYARAN, KEMENHUB GELAR BIMTEK KAJIAN KELAYAKAN KONSESI

JAKARTA (23/9). Salah satu tugas pokok dan fungsi pemerintah adalah menyediakan dan memelihara alur pelayaran, namun dalam kondisi tertentu (perlu segera dilakukan pemulihan dan tidak dapat menunggu pembiayaan dari anggaran pendapatan dan belanja negara), maka dimungkinkan pihak swasta atau badan usaha untuk mengambil peran tersebut melalui skema konsesi dengan mekanisme pelelangan.

Mengingat pentingnya hal tersebut, maka Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengadakan bimbingan teknis evaluasi dan penilaian dokumen kajian kelayakan konsesi atau kerjasama dalam pengusahaan alur pelayaran. Acara ini juga turut diikuti oleh para calon pemrakarsa pengusahaan alur pelayaran.

Direktur Kepelabuhanan, Subagiyo mengatakan maksud dan tujuan penyelenggaraan bimtek ini adalah untuk mendapatkan pemahaman kepada peserta terkait dengan tata cara evaluasi dan penilaian dokumen kajian kelayakan konsesi atau kerjasama dalam pengusahaan alur pelayaran.

"Dalam kurun waktu 2 (dua) tahun terakhir adanya peningakatan pihak swasta atau badan usaha yang berminat untuk bekerjasama dengan pemerintah dalam mengusahakan alur pelayaran dengan skema konsesi dengan mekanisme pelelangan.  Hal tersebut menuntut proses birokrasi berbasis kecepatan layanan, transparansi proses serta target capaian yang diharapkan," ujarnya, di Jakarta.

Subagiyo menjelaskan dengan adanya kegiatan pengusahaan dan pengelolaan alur pelayaran oleh pihak swasta atau badan usaha diharapkan dapat meningkatkan pelayanan serta meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

"Kegiatan bimtek ini juga menjadi ajang untuk mendapatkan saran dan masukan dari para narasumber dan peserta serta mendapatkan output dan outcome yang baik kepada peserta khususnya dalam mengevaluasi dan menilai dokumen kajian kelayakan konsesi atau kerjasama dalam pengusahaan alur pelayaran sehingga dapat dilakukan dengan cepat, seragam dan terukur," tutupnya.

Sebagai informasi, kegiatan bimtek ini menghadirkan beberapa narasumber yaitu Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan Ditjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan; Direktur Pengawasan Bidang Infrastruktur, Tata Ruang dan Perhubungan Deputi Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Perekonomian dan Kemaritiman Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan; Kepala Biro  LPPBMN Sekretariat Jenderal Kementerian Perhubungan; Kepala Biro Hukum Sekretariat Jenderal Perhubungan; dan Direksi PT Ambang Barito Nusa Persada.

Reaksi dan Komentar