Tarakan, 18 September 2026 — Dalam rangka menyambut Peringatan Hari Perhubungan Nasional (HARHUBNAS) Tahun 2026, insan transportasi di Kota Tarakan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Sekolah Kedinasan dan Pola Pembibitan (POLBIT) serta Kampanye Keselamatan Transportasi dengan mengusung tema “Terhubung Melayani, Bergerak Untuk Negeri.”
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan guru beserta siswa-siswi SMAN 1 Tarakan dan menjadi wadah untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai peluang pendidikan melalui sekolah kedinasan di lingkungan Kementerian Perhubungan, khususnya melalui program Pola Pembibitan (POLBIT).
Selain memperkenalkan jalur pendidikan kedinasan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya keselamatan transportasi. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai peran generasi muda dalam membangun budaya keselamatan, baik sebagai pengguna maupun sebagai calon insan transportasi di masa mendatang.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Nobri Setiawan, S.Sos., M.Si. selaku Wakil Panitia HARHUBNAS 2026, Abd. Rahman, S.E., M.H., Edy Rachmad, A.Md., dan Abdul Holik, S.I.Kom. Sementara itu, kegiatan dipandu oleh Capt. Iwan Suppa Supratman, S.H., M.Mar. yang bertindak sebagai moderator.
Salah satu bagian yang menarik perhatian para peserta adalah sesi testimoni alumni Pola Pembibitan (POLBIT). Dalam sesi tersebut, para peserta berkesempatan mendengarkan pengalaman langsung dari para alumni mengenai proses pendidikan, pengalaman selama menempuh pendidikan kedinasan, hingga perjalanan mereka menjadi bagian dari insan transportasi.
Para alumni POLBIT yang turut hadir memberikan testimoni yaitu Muhammad Aldi Mega Satria, S.Tr.Pel., Adam Rangga Prayoga, S.Tr.Pel., Muhammad Rizal Abidin, S.Tr.Pel., Dafa Herjuno, S.Tr.Pel., Yoga Rajingga, A.Md.T., Ahlul Fikri Almuttaqi Billah, A.Md.T., M. Reza Arief Vahlevi, A.Md.Tra., dan Pahmi Bagus Prayoga, A.Md.Tra.
Melalui sesi tersebut, para siswa SMAN 1 Tarakan memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai pendidikan kedinasan, mulai dari tahapan persiapan dan seleksi, kehidupan selama masa pendidikan, hingga berbagai peluang pengabdian di sektor transportasi setelah menyelesaikan pendidikan.
Kegiatan sosialisasi juga diharapkan dapat menjadi ruang interaksi bagi para siswa untuk menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada narasumber dan alumni, sehingga informasi mengenai sekolah kedinasan dan POLBIT dapat dipahami secara lebih komprehensif.
Di sisi lain, kampanye keselamatan transportasi yang menjadi bagian dari kegiatan ini menekankan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Kesadaran dan kepatuhan terhadap aspek keselamatan perlu dibangun sejak dini, terutama di kalangan generasi muda yang merupakan bagian penting dari masa depan transportasi Indonesia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya mengenal lebih dekat sekolah kedinasan dan program POLBIT, tetapi juga memiliki kesadaran yang lebih kuat mengenai pentingnya keselamatan dalam menggunakan berbagai moda transportasi.
Semangat tersebut sejalan dengan tema Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026, “Terhubung Melayani, Bergerak Untuk Negeri,” yang menjadi momentum untuk memperkuat semangat pelayanan, konektivitas, serta kontribusi insan transportasi bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
Dengan adanya kegiatan ini, sektor transportasi diharapkan semakin dekat dengan generasi muda, membuka ruang informasi dan inspirasi mengenai profesi di bidang transportasi, sekaligus menumbuhkan generasi yang memiliki kepedulian terhadap keselamatan dan kemajuan transportasi nasional.***

.jpeg)

.jpeg)


Reaksi dan Komentar