Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

SUKSES DENGAN TAHAP I, KEMENHUB LANJUTKAN KEGIATAN UJI COBA PEMANDUAN SECARA ELEKTRONIK (TEST BED E-PILOTAGE) TAHAP KE-2

SUKSES DENGAN TAHAP I, KEMENHUB LANJUTKAN KEGIATAN UJI COBA PEMANDUAN SECARA ELEKTRONIK (TEST BED E-PILOTAGE) TAHAP KE-2SUKSES DENGAN TAHAP I, KEMENHUB LANJUTKAN KEGIATAN UJI COBA PEMANDUAN SECARA ELEKTRONIK (TEST BED E-PILOTAGE) TAHAP KE-2SUKSES DENGAN TAHAP I, KEMENHUB LANJUTKAN KEGIATAN UJI COBA PEMANDUAN SECARA ELEKTRONIK (TEST BED E-PILOTAGE) TAHAP KE-2

BATAM (27/11) – Setelah berhasil melakukan Uji Coba Pemanduan Secara Electronic (Test Bed E-Pilotage) Tahap Pertama, yang dinyatakan berhasil pada evaluasi yang diselenggarakan pada bulan Juli lalu di Yogyakarta, Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melanjutkan dengan melaksanakan Test Bed E-Pilotage Tahap II di Stasiun Vessel Traffic Services (VTS) Batam pada Kamis, (26/11).

Direktur Kenavigasian, Hengki Angkasawan, mengatakan bahwa kegiatan Test Bed E-Pilotage ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan dalam mewujudkan keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim di Perairan Indonesia.

Kegiatan ini, menurutnya, termasuk ke dalam Program Quick Wins Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Tahun 2020 untuk implementasi Test Bed Pemanduan Secara Elektronik (E-Pilotage) dalam rangka optimalisasi pemanfaatan Stasiun VTS di empat Distrik Navigasi di Indonesia, yaitu Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok, Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Pinang, Distrik Navigasi Kelas II Benoa dan Distrik Navigasi Kelas III Tarakan.

“Kami telah melaksanakan Test Bed E-Pilotage di keempat pelabuhan di wilayah kerja keempat Distrik Navigasi tersebut pada Tahap I dan juga telah melaksanakan evaluasi dan pembahasan pada Juli lalu yang menghasilkan rekomendasi dan masukan secara komprehensif terkait pelaksanaan Test Bed E-Pilotage ini,” ujarnya.

Hengki menambahkan, saat ini Kementerian Perhubungan Cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Kenavigasian dan seluruh Distrik Navigasi di Indonesia tengah dalam proses mempersiapkan landasan hukum berupa rancangan Peraturan Menteri Perhubungan terkait VTS, yang salah satunya akan menjadi dasar hukum Nasional pemberlakuan Test Bed E-Pilotage.

Hengki mengungkapkan, bahwa Test Bed E-Pilotage Tahap II ini dilaksanakan di wilayah Pelabuhan Batam dengan konsep Pemanduan oleh Pilot di VTS Batam kepada Kapal TB Sei Deli III dari Jetty 99 Bintang menuju ke anchorage area.

“Layanan dilaksanakan oleh VTS Batam dengan memberikan informasi tentang traffic, cuaca, dan informasi terkait pemanduan secara elektronik oleh Pandu di VTS Batam melalui Freq Kerja channel 83 atau VTS Channel Sector 2. Dan selanjutnya Pandu di VTS Batam akan melaksanakan pemanduan secara elektronik melalui Frekuensi tersebut,” jelasnya.

Adapun pelaksanaan Test Bed E-Pilotage saat ini merupakan pelaksanaan yang kedua di Pelabuhan Batam. Perbedaan dalam test kali ini, menurut Hengki, adalah pada pelaksanaan Tahap II, Pemanduan dilaksanakan secara langsung oleh Pandu/Pilot di VTS kepada Nahkoda dengan bantuan perangkat VTS Batam (AIS, Radar Dan Radio VHF).

Menurut Hengki, terlepas dari pelaksanaan kegiatan Test Bed, VTS Batam tetap melakukan tugas dan fungsinya seperti biasa dalam memberikan layanan Kenavigasian dan juga Pemanduan bagi kapal-kapal lain di wilayah Perairan Batam. Lebih lanjut, Hengki berharap, Pelaksanaan Test Bed kali ini dapat digunakan pula untuk menjalin sinergi dan kerjasama yang lebih baik antara Direktorat Jenderal Perhubungan laut dengan para stakeholder, terutama dengan PT. Pelindo I di wilayah kerja Pelabuhan Batam.

“Saya harap, seluruh pihak dapat membantu untuk kelancaran dan kesuksesan kegiatan ini sehingga dapat menghasilkan hasil yang optimal dalam mewujudkan keselamatan pelayaran dan perlindungan maritim di Perairan Indonesia,” tutupnya

Reaksi dan Komentar