Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

SUKSESKAN PEMILU 2019, KM. BANAWA NUSANTARA 2 DISTRIBUSIKAN LOGISTIK KE WILAYAH 3TP

SUKSESKAN PEMILU 2019, KM. BANAWA NUSANTARA 2 DISTRIBUSIKAN LOGISTIK KE WILAYAH 3TPSUKSESKAN PEMILU 2019, KM. BANAWA NUSANTARA 2 DISTRIBUSIKAN LOGISTIK KE WILAYAH 3TP

BANGKA SELATAN (16/4) - Kapal Pelayaran Rakyat (Pelra) KM Banawa Nusantara 2 turut serta menyukseskan pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 dengan terlibat dalam pendistribusian logistik Pemilu seperti kotak, bilik, dan kertas suara serta logistik Pemilu lainnya ke wilayah Terpencil, Terdepan, Tertinggal dan Pedalaman (3TP) khususnya di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) pada Minggu (14/4).


"Di wilayah tersebut ada 2 (dua) kecamatan kecil dan terdepan yaitu kecamatan Lepar Pongok dan kecamatan Kepulauan Pongok yang hanya bisa dijangkau oleh kapal berukuran kecil. Sehingga petugas Pemilu memanfaatkan kapal Pelra KM Banawa Nusantara 2 yang kami hibahkan ke Pemda setempat pada tahun 2018 lalu," kata Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Capt. Wisnu Handoko , Selasa (16/4).

Capt. Wisnu mengatakan, keberadaan kapal rakyat memang sangat penting untuk konektivitas angkutan laut yang tidak dapat dijangkau oleh kapal-kapal Tol Laut yang berukuran besar. Dengan ukuran kapal GT 35, kapal Pelra dapat menyusuri sungai hingga masuk ke wilayah-wilayah terdalam, terpencil, dan terdepan sebagaimana 2 (dua) kecamatan di Kabupaten Basel tersebut di atas.

"Pengiriman kotak dan suara menggunakan kapal Pelra tersebut mendapat pengawalan dari jajaran Polres Bangka Selatan," kata Capt. Wisnu.

Menurutnya, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar dengan banyak pulau yang berada di wilayah-wilayah terpencil, terdepan, terisolir, dan pedalaman yang tidak dapat dijangkau oleh kapal-kapal besar. Sehingga membutuhkan pelayaran rakyat, sebagai salah satu moda transportasi penghubung antar pulau.

Oleh karenanya, pembangunan konektivitas menjadi salah satu program prioritas Kementerian Perhubungan, di mana Pemerintah terus mereformasi dan membangun kapal Pelra sebagai konektivitas bagi kapal-kapal besar yang tidak dapat melayari pulau-pulau dengan karakter khusus seperti tersebut di atas.

"Untuk itu pada tahun anggaran 2017, Kementerian Perhubungan membangun 24 kapal Pelra berukuran 35 GT yang penyerahannya dilakukan pada tahun 2018 lalu," katanya.

Sementara itu, untuk tahun anggaran 2018 telah dibangun sebanyak 94 kapal Pelra berukuran GT 35. Sebanyak 46 unit dari 94 kapal Pelra tersebut telah selesai dibuat dan diserahkan secara simbolik 12 kapal ke pemerintah daerah pada Senin (15/4), di Surabaya, Jawa Timur. Adapun 48 kapal sisanya juga sudah selesai dibangun yang penyerahannya akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Hibah kapal Pelra kepada Pemerintah Daerah, merupakan wujud kepedulian dan kehadiran Pemerintah dalam meningkatkan konektivitas dan usaha ekonomi pelayaran rakyat, baik untuk  masyarakat lokal maupun galangan lokal. Sekaligus untum membantu Pemda meningkatkan peran sertanya dalam pelayanan transportasi angkutan laut," tutup Capt. Wisnu.


Reaksi dan Komentar