Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

“Syahbandar Temukan Sejumlah Kekurangan Saat Periksa TB Bahtera Zalfa: Komitmen Tingkatkan Keselamatan Pelayaran”

“Syahbandar Temukan Sejumlah Kekurangan Saat Periksa TB Bahtera Zalfa: Komitmen Tingkatkan Keselamatan Pelayaran”“Syahbandar Temukan Sejumlah Kekurangan Saat Periksa TB Bahtera Zalfa: Komitmen Tingkatkan Keselamatan Pelayaran”“Syahbandar Temukan Sejumlah Kekurangan Saat Periksa TB Bahtera Zalfa: Komitmen Tingkatkan Keselamatan Pelayaran”“Syahbandar Temukan Sejumlah Kekurangan Saat Periksa TB Bahtera Zalfa: Komitmen Tingkatkan Keselamatan Pelayaran”“Syahbandar Temukan Sejumlah Kekurangan Saat Periksa TB Bahtera Zalfa: Komitmen Tingkatkan Keselamatan Pelayaran”

Kegiatan pemeriksaan terhadap TB Bahtera Zalfa berlangsung pada pukul 11.00 WIB hingga selesai di Dock Adiluhung, dipimpin oleh Marine Inspector Telaga Biru bersama Petugas Wilker Ujung Piring serta didukung tim PPPK. Pemeriksaan ini merupakan tahapan penting sebagai syarat penerbitan sertifikat kapal, sekaligus bentuk pengawasan rutin untuk memastikan kelaiklautan dan keselamatan pelayaran.

Selama proses pemeriksaan, petugas melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kelengkapan alat keselamatan, navigasi, dan dokumen pendukung kapal. Dari hasil inspeksi, ditemukan beberapa kekurangan signifikan yang harus segera ditindaklanjuti oleh pihak kapal, antara lain EPIRB yang sudah habis masa berlaku, SOPEP yang tidak tersedia, fire box dalam kondisi rusak, serta breathing apparatus yang tidak ada di kapal. Temuan ini menjadi perhatian karena berhubungan langsung dengan aspek penyelamatan dan mitigasi keadaan darurat.

Meski demikian, kegiatan berjalan lancar dengan koordinasi yang baik antarpetugas. Seluruh temuan telah disampaikan kepada pihak kapal untuk segera dilakukan perbaikan dan pemenuhan. Syahbandar menegaskan bahwa pemeriksaan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari komitmen dalam menjamin kapal yang beroperasi telah memenuhi standar keselamatan yang berlaku.

Dengan adanya pemeriksaan terarah dan temuan yang segera ditindaklanjuti, diharapkan TB Bahtera Zalfa dapat memenuhi seluruh persyaratan sertifikasi sehingga dapat beroperasi kembali dengan lebih aman dan andal.

Reaksi dan Komentar