Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

TEKAN PENGGUNAAN APBN, KEMENHUB KERJASAMAKAN PENGOPERASIAN PELABUHAN WAINGAPU DENGAN PELINDO III

TEKAN PENGGUNAAN APBN, KEMENHUB KERJASAMAKAN PENGOPERASIAN PELABUHAN WAINGAPU DENGAN PELINDO IIITEKAN PENGGUNAAN APBN, KEMENHUB KERJASAMAKAN PENGOPERASIAN PELABUHAN WAINGAPU DENGAN PELINDO III

​

WAINGAPU - Guna menekan penggunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sejumlah sektor transportasi, Kementerian Perhubungan akan melakukan kerjasama pengoperasian Pelabuhan Waingapu dengan PT Pelindo III (Persero). 

"APBN itu semakin ketat, kita ingin anggaran APBN ini untuk daerah-daerah terluar, terdepan dan daerah-daerah yang strategis. Waingapu kita kerja samakan kepada swasta dalam hal ini PT Pelindo III. Kita akan kontrak pemanfaatan selama 30 tahun," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Pelabuhan Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Minggu (10/9).

Untuk itu Menhub meminta nantinya Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Waingapu bertindak sebagai regulator dan memastikan faktor-faktor keselamatan pada sektor laut di Waingapu.

Lebih lanjut Menhub meminta kepada PT Pelindo III untuk meningkatkan kemampuan Pelabuhan Waingapu. Tidak hanya mengembangkan pelabuhan tapi fasilitas di Pelabuhan Waingapu juga diminta Menhub untuk lebih ditingkatkan. Sehingga nantinya dapat memberikan pelayanan yang efektif dan efisien untuk kegiatan bongkar muat barang.
IMG-20170910-WA0044.jpg
"Pelabuhan Waingapu harus diperpanjang, dermaganya dan peralatan ditingkatkan sehingga kapal yang datang lebih banyak dan bongkar muatnya lebih cepat. Jangan lagi di sini satu sampai tiga hari, kita maunya setengah hari selesai dan banyak kapal-kapal yang datang ke sini. Untuk itu Pelindo harus menginvestasi alat crane sehingga kapasitasnya lebih banyak dan lebih cepat," ujar Menhub.

Menhub berharap dengan dikerjasamakan dengan PT Pelindo III ini nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Sumba Timur.

Sebagai informasi, Pelabuhan Waingapu saat ini memiliki dua dermaga, Dermaga Nusantara II berukuran 120 m x 12 m yang dilengkapi dengan trestle seluas 80 m x 10 m serta lapangan penumpukan seluas  88 m x 21 m ditambah pelebaran 62 m. 

Kedua, dermaga Pelra II seluas  70 m x 10 m yang dilengkapi tiga lapangan penumpukan. Lapangan penumpukan pertama seluas 100 m x 63 m, lapangan penumpukan kedua seluas  27 m x 18 m, lapangan penumpukan ketiga seluas 44 m x 18 m dan Gudang seluas  30 m x 18 m. 

Pada kesempatan kunjungan tersebut Menhub menyaksikan penandatangan kesepakatan bersama tentang pemanfaatan barang milik negara antara KSOP Pelabuhan Waingapu dengan PT Pelindo III. Turut menyaksikan penandatanganan tersebut adalah Bupati Sumba Timur Gideon Biliyora, Forkomida setempat, dan sejumlah pejabat daerah terkait. 


Reaksi dan Komentar