Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

TIGA KAPAL PATROLI KEMENHUB BERHASIL ATASI TUMPAHAN MINYAK DARI KECELAKAAN KAPAL DI BITUNG SULAWESI UTARA

TIGA KAPAL PATROLI KEMENHUB BERHASIL ATASI TUMPAHAN MINYAK DARI KECELAKAAN KAPAL DI BITUNG SULAWESI UTARATIGA KAPAL PATROLI KEMENHUB BERHASIL ATASI TUMPAHAN MINYAK DARI KECELAKAAN KAPAL DI BITUNG SULAWESI UTARATIGA KAPAL PATROLI KEMENHUB BERHASIL ATASI TUMPAHAN MINYAK DARI KECELAKAAN KAPAL DI BITUNG SULAWESI UTARATIGA KAPAL PATROLI KEMENHUB BERHASIL ATASI TUMPAHAN MINYAK DARI KECELAKAAN KAPAL DI BITUNG SULAWESI UTARA

BITUNG (27/6) - Tiga kapal Penjagaan Laut dan Pantai (Sea and Coast Guard) Indonesia milik Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan siang tadi (27/6) berhasil mengevakuasi para penumpang kapal yang terbakar di perairan Bitung sekaligus menanggulangi pencemaran minyak yang diakibatkan oleh kecelakaan kapal tersebut.

3 (tiga) kapal patroli kelas I tersebut yakni KNP. Sarotama, KNP. Gandiwa dan KNP. Kalawai secara bahu membahu menjalankan tugasnya dengan baik sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut serta tumpahan minyak di laut akibat kecelakaan tersebut berhasil teratasi.

https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2016/10/25/1939decb-7a64-4788-b712-c1f3aa7bf070_169.jpg?w=700&q=80

Adapun Laporan kecelakaan tersebut diterima oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bitung dan langsung direspon cepat dengan mengirimkan kapal patroli KPLP yang segera memberikan bantuan. Kapal patroli KNP. Kalawai bergerak dan langsung memadamkan api di kapal yang saat itu sedang terbakar. Kapal KNP. Sarotama segera mengambil posisi untuk melepaskan Oil boom guna mencegah meluasnya tumpahan minyak yang dapat mengakibatkan pencemaran sedangkan KNP. Gandiwa melakukan pertolongan bagi korban yang terjatuh di laut.

Begitu sigapnya para petugas di ketiga kapal patroli tersebut, menjadikan seluruh penumpang kapal berhasil dievakuasi dengan selamat dan tumpahan minyak yang terjadi dapat teratasi dengan baik.

Kejadian tersebut merupakan skenario dari latihan pra Marine Poluttion Exercise (Marpolex) tahun 2019 yang dilaksanakan hari ini (27/6) di Bitung, Sulawesi Utara. smiley

Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) atau sea and Coast Guard Indonesia menggelar latihan terakhirnya di perairan pelabuhan Bitung sebagai tahap latihan dan koordinasi terakhir sebelum pelaksanaan kegiatan Marpolex 2019 yang akan digelar bersama antara Indonesia dalam hal ini Ditjen Perhubungan Laut sebagai Sea and Coast Guard Indonesia, Pilipina dengan Philipines Coast Guard dan Jepang dengan Japan Coast Guard di Davao, Pilipina pada tanggal 3 dan 4 Juli 2019.

"Tiga kapal utama yang akan berangkat dan melakukan latihan bersama dengan Philipina adalah KNP. Sarotama yang akan berperan sebagai Oil Response Operation, KNP. Gandiwa sebagai Search And Rescue dan KNP. Kalawai sebagai Fire fighting," ujar Kasubdit Penanggulangan Musibah dan Pekerjaan Bawah Air, Dit. KPLP Een Nuraini Saidah.

Een menambahkan bahwa hari ini ketiga kapal patroli tersebut melakukan latihan bersama di perairan pelabuhan Bitung yang didukung juga oleh Kapal Navigasi KN. Miangas, Kapal Patroli KPLP KNP. Pasatimpo, KNP. Merak, dan beberapa kapal milik KSOP dan Distrik Navigasi Bitung.

"Pada latihan hari ini KN. Miangas Milik Distrik Navigasi Kelas I Bitung menjadi Kapal VIP yang mengendalikan operasi latihan, dan KN. Merak menjadi kapal yang terbakar. 

Yang bertindak sebagai Chief Commander dalam latihan ini adalah Capt. Pujo Kurniawan dari Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok yang memberikan komando dari atas kapal KN. Miangas dan dipantau langsung oleh Kepala Pangkalan PLP Tual Alwan Rasyid, Kepala Pangkalan PLP Tanjung Perak Wawan, Kepala Pangkalan PLP Tanjung Uban, Nasir serta perwakilan Basarnas.

Proses latihan ini dilakukan dengan sangat teliti dan akurat oleh masing masing unsur, dan memperlihatkan respon cepat dari para petugas kapal patroli KPLP atau Indonesia Sea and Coast Guard. Proses latihan memakan waktu kurang lebih selama tiga jam dan diakhiri dengan sailing pass kapal-kapal yang melakukan latihan melintasi kapal KN. Miangas sebagai tanda latihan pra Marpolex 2019 telas selesai dilaksanakan.

"Evaluasi latihan langsung digelar di ruang rapat Distrik Navigasi Kelas I Bitung bersama semua unsur yang akan melakukan kegiatan Marpolex 2019, dan semua kapal sandar di dermaga Disnav kelas I Bitung. Sesuai rencana semua unsur menjalankan perannya dengan baik dan diharapkan pada saat melakukan kegiatan marpolex di Davao Pilipina juga akan berjalan dengan lancar. Hasil dari evaluasi latihan di perairan pelabuhan Bitung pada hari ini menyatakan bahwa semua unsur kapal yang akan terlibat dalam Maritime Pollution Exercise 2019 di Davao, Pilipina dinyatakan siap untuk menunjukan aksi penanggulangan tumpahan minyak di Davao, Pilipina awal Juli nanti," tutup Een.

Reaksi dan Komentar