Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

TIM AKSI CEPAT KEMENHUB BERHASIL EVAKUASI KAPAL KARGO MSC FAITH YANG KANDAS DI PERBATASAN INDONESIA - SINGAPURA

TIM AKSI CEPAT KEMENHUB BERHASIL EVAKUASI KAPAL KARGO MSC FAITH YANG KANDAS DI PERBATASAN INDONESIA - SINGAPURA

 

RIAU (2/2). Tim aksi cepat atau Quick Response Team (QRT) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan berhasil melakukan evakuasi kapal kargo MSC Faith yang kandas di wilayah perbatasan Indonesia - Singapura. Kapal berbendera Liberia tersebut tengah membawa ratusan kontainer menuju Yantian China setelah bertolak dari Pelabuhan Singapura.

 

Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Capt. Mugen S Sartoto mengungkapkan kapal kargo MSC Faith kandas di sebelah Pulau Batu Berhanti, Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, pada Selasa malam sekitar pukul 20.00 WIB.

 

"Kapal kandas karena kondisi cuaca buruk. Oleh karena itu saya menghimbau kepa da semua pengguna transportasi laut untuk selalu mengutamakan keselamatan dan melakukan pemantauan kondisi cuaca secara berkala," ujarnya, Kamis (2/2).

 

KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Jon Kenedi mengungkapkan proses evakuasi atau SAR dilaksanakan u dengan mengerahkan kapal patroli KNP 366.

 

"Kapal patroli KPLP langsung meluncur ke lokasi kejadian begitu mendapat informasi," ujarnya, Kamis (2/2).

 

Selain itu, kapal patroli KPLP yang meluncur ke lokasi dan membantu proses evakuasi adalah KN Sarotama dan KN Kalimasada milik Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Uban.

 

Pada saat kejadian, MSC Faith tengah mengangkut 6153 kontainer dan 24 orang kru termasuk kapten kapal yang berhasil dievakuasi dalam kedaan selamat.

 

"Selanjutnya, evakuasi kapal dan survey bawah air untuk mempermudah mengambil langkah dan mengetahui kondisi badan kapal," ujarnya.

 

Kapal MSC Faith berhasil lepas dari kandas 00.20 waktu setempat dan berlabuh di area Batu Ampar pukul 01.55 waktu setempat.

 

Dari hasil pengecekan kondisi kapal dan survei bawah air, tidak ada temuan kebocoran atau keretakan bawah air, tidak ada kerusakan dan tidak ada oil spil atau tumpahan minyak.

 

"Kapal-kapal patroli selalu siaga melakukan evakuasi, dan saat ini seluruh proses evakuasi sudah selesai dilaksanakan dengan cepat berkat kerjasama tim quick respon Ditjen Hubla," ujarnya.

 

Kapal MV MSC Faith itu diketahui berkapasitas 141.976 GT dengan jenis container carrier. Kapal tersebut milik Mediterranean Shipping Company SA dengan operator PT Buana Lintas Lautan.

Reaksi dan Komentar