Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

TIM SAR TERUS CARI KAPAL KLM WAHYU ILLAHI 2 YANG HILANG KONTAK DI MARAPOKOT

TIM SAR TERUS CARI KAPAL KLM WAHYU ILLAHI 2 YANG HILANG KONTAK DI MARAPOKOT

​MARAPOKOT (1/9) - Pencarian Kapal Layar Motor (KLM) Wahyu Illahi 2 yang dilaporkan hilang kontak sejak (30/8) lalu hingga sore ini (1/9) terus dilakukan oleh tim SAR terpadu yang terdiri dari Basarnas Maumere, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) kelas III Marapokot dan juga masyarakat pemilik kapal - kapal KLM di wilayah Marapokot, NTT.


Kapal KLM Wahyu Illahi 2 dengan berat 66 GT dinakhodai Sudar dengan awak kapal berjumlah 8 orang dan penumpang sebagai pengantar sapi sebanyak 9 orang berangkat pada (30/8) pukul 01.30 WITA dari Pelabuhan Marapokot dengan tujuan Pelabuhan Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Kepala Kantor UPP Kelas III Marapokot, Bambang Arifin menjelaskan bahwa kapal KLM Wahyu Illahi 2 sebelumnya telah melaporkan kerusakan mesin pada tanggal 30 Agustus 2018 pukul 03.00 WITA dan disebutkan kerusakan mesin tersebut telah diperbaiki dan KLM Wahyu Illahi 2 melanjutkan pelayarannya.

"Namun hingga sore ini (1/9), kapal KLM Wahyu Illahi 2 tidak dapat dihubungi dan belum tiba di pelabuhan Jeneponto," ujar Bambang.

Bambang menambahkan bahwa biasanya pelayaran dari Marapokot ke Jeneponto memakan waktu sekitar 26 s.d.30 jam. Adapun kapal KLM Wahyu Illahi 2 membawa muatan 80 ekor sapi, 10 ekor kuda, 10 ekor kerbau dan 75 ekor kambing. 

"Pencarian terus dilakukan oleh tim SAR dan UPP Marapokot telah mengeluarkan maklumat pelayaran untuk kapal-kapal di sekitar perairan yang diduga menjadi rute pelayaran KLM. Wahyu Illahi 2 agar melakukan pengawasan, pertolongan jika menemukan kapal KLM tersebut," ujar Bambang.

Lebih lanjut, Bambang juga menjelaskan bahwa pagi tadi kapal KLM Amanah Jaya dengan berat GT 44  juga dikerahkan untuk membantu pencarian kapal KLM Wahyu Illahi 2 yang hilang kontak.

"Cuaca dilaporkan cerah dan baik, dan ada kapal yang baru tiba pagi tadi dari Jeneponto mengatakan cuaca bagus dan ombak tenang. Semoga kapal beserta awak dan penumpangnya dapat segera ditemukan dan kami akan lanjutkan pengawasan dan pencarian kapal KLM tersebut besok pagi (2/9)," tutup Bambang.


Reaksi dan Komentar