Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

TINGKATAN PROFESIONALISME PETUGAS PEMERIKSA KESELAMATAN KAPAL DI PELABUHAN PANJANG, KEMENHUB GELAR PSC M

TINGKATAN PROFESIONALISME PETUGAS PEMERIKSA KESELAMATAN KAPAL DI PELABUHAN PANJANG, KEMENHUB GELAR PSC M

​BANDAR LAMPUNG (6/12) - Pelabuhan Panjang memiliki peran penting bagi pertumbuhan ekonomi di Propinsi Lampung. Meningkatnya kesibukan pelayanan transportasi dan distribusi komiditi perdagangan ekspor dan impor tentu membutuhkan petugas pemeriksa keselamatan kapal dalam negeri dan kapal asing yang tangguh dan berkualitas.


Untuk meningkatkan profesionalisme para petugas pemeriksa keselamatan kapal, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menggelar kegiatan Port State Control (PSC) Mentoring yang dilaksanakan melalui program Ship Safety Inspection Center of Excellence (SSI-COE).

Materi pelatihan disampaikan oleh Mr. Tat Yeung, tenaga ahli dari Australia yang telah memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun melakukan pemeriksaan kapal di Australia.
IMG-20191206-WA0065.jpg
Menurut Mr. Tat Yeung, mentoring seperti ini dapat membangun kepercayaan diri para petugas PSC, terutama memperluas ruang lingkup visi, sikap, motivasi diri, perilaku dan etika kerja mereka.

"Dengan adanya mentoring ini, diharapkan para peserta bisa lebih baik memahami aspek teknis pemeriksaan kapal asing sesuai standar Tokyo MoU dan paham prosedur pelaksanan pelaporan pemeriksaaan sesuai aturan yang berlaku di Indonesia," ungkap Tat Yeung.  
Mr. Tat Yeung juga berharap para peserta akan terlibat aktif dalam diskusi. 

"Selama pelatihan, saya akan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan masing-masing peserta untuk pengembangan rekomendasi lebih lanjut. Tes penilaian akan didasarkan pada kegiatan, praktik kapal dan presentasi para peserta,” ujarnya.

Adapun program yang disampaikan dalam pelatihan meliputi pengetahuan dasar dari konvensi internasional serta tentang berbagai type kapal bersama muatannya termasuk keselamatan dan kesejahteraan personel/pelaut. 
IMG-20191206-WA0066.jpg
"Program mentoring ini juga langsung mempraktekan materi yang didapat di kelas ke atas kapal. Diharapkan dengan langsung praktek di atas kapal, peserta dapat lebih mudah mengerti dan mengingat hal-hal penting tentang pemeriksaan keselamatan kapal," kata Tat Yeung. 

Selama 5 hari dari tanggal 2-6 Desember 2019 di Pelabuhan Panjang, Mr. Tat Yeung  didampingi oleh Kepala Seksi Keselamatan Berlayar KSOP Panjang Henra Sucipto, Capt Firdaus Aswindra dari Pelabuhan Batam dan Capt. Rahmat Suryawan dari Pelabuhan Belawan yang merupakan bagian dari 10 tenaga ahli yang dimiliki oleh SSI-COE dan ditunjuk oleh Direktur Jenderal Perhubungan Perhubungan Laut. 

SSI-COE sendiri didirikan pada tahun 2019 yang bertujuan untuk meningkatkan standar profesionalisme petugas dalam pemeriksa keselamatan inspeksi kapal di Indonesia. Ini merupakan Center of Excelence pertama yang dimiliki oleh Kementrian Perhubungan.


Reaksi dan Komentar