Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

TINGKATKAN KEPEDULIAN TERHADAP LINGKUNGAN, DITJEN HUBLA TERAPKAN KONSEP ECOPORT DI PELABUHAN TANJUNG PR

TINGKATKAN KEPEDULIAN TERHADAP LINGKUNGAN, DITJEN HUBLA TERAPKAN KONSEP ECOPORT DI PELABUHAN TANJUNG PR

​

JAKARTA (20/11) - Dalam dunia kepelabuhanan, ecoport telah menjadi salah satu trend dalam mendukung kepedulian dan kecintaan terhadap lingkungan, salah satu contohnya yaitu penerapan Sertifikati oleh ESPO (European Sea Port ss Organization) untuk di pelabuhan yang ada di Eropa.

Berkaitan dengan hal itu, Forum Komunikasi Pelabuhan Tanjung Priok (FORKOMPRI) bentukan Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok (OP) mengadakan deklarasi penerapan konsep pelabuhan berwawasan lingkungan (Ecoport) guna membangun kepedulian terhadap lingkungan, khususnya di Pelabuhan Tanjung Priok.
IMG-20191120-WA0106.jpg
"Melalui acara deklarasi ini, saya menekankan bawa penerapan konsep ecoport di Pelabuhan Tanjung Priok ini merupakan salah satu upaya perlindungan terhadap lingkungan, seperti penggunaan bahan ramah lingkungan, pengurangan limbah (sampah), konservasi energi, serta antisipasi perubahan iklim melalui penggunaan energi baru dan terbarukan," ucap Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Capt Hermanta saat memberikan sambutan pada acara deklarasi penerapan konsep pelabuhan berwawasan lingkungan (ecoport) di Museum Maritim Indonesia, Rabu (20/11). 

Menurut Capt. Hermanta, penerapan konsep ecoport  memerlukan perubahan kebiasaan sebagai contoh kepedulian setiap individu dalam menjaga kebersihan dan mengurangi sampah plastik di lingkungan pelabuhan. Ia menilai bahwa perubahan tersebut juga memerlukan sinergitas semua pihak-pihak yang ada di pelabuhan.

Selain itu, Ia mengatakan bahwa gerakan deklarasi ini merupakan wujud dari penerapan Pelabuhan Tanjung Priok yang berwawasan lingkungan. Selain itu, Capt. Hermanta mengungkapkan bahwa ke depan phiaknya akan membentuk wadah atau wahananya yaitu Forum Ecoport.

Capt. Hermanta juga mengajak kepada semua pihak untuk sama-sama berperan dalam konsep ini. "Sejalan dengan acara deklarasi ini, forum ecoport ini kami rancang program-program bersama yang memerlukan dukungan dan sinergi dari semua pihak demi mewujudkan Pelabuhan Tanjung Priok yang berwawasan lingkungan", pungkas Capt. Hermanta.
IMG-20191120-WA0103.jpg
Turut hadir dalam penandatanganan deklarasi bersama yaitu seluruh Kepala Kantor Instansi Pemerintah, Stakeholders, dan Asosiasi di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok. Acara deklarasi tersebut juga disaksikan langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko Kemaritiman, Direktur Penilaian Kinerja Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan  perwakilan para Direktur di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. 


Reaksi dan Komentar