Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

TINGKATKAN KESELAMATAN DAN EFISIENSI KENAVIGASIAN, DITJEN HUBLA GELAR SEMINAR ON THE SAFETY OF NAVIGATION

TINGKATKAN KESELAMATAN DAN EFISIENSI KENAVIGASIAN, DITJEN HUBLA GELAR SEMINAR ON THE SAFETY OF NAVIGATIONTINGKATKAN KESELAMATAN DAN EFISIENSI KENAVIGASIAN, DITJEN HUBLA GELAR SEMINAR ON THE SAFETY OF NAVIGATIONTINGKATKAN KESELAMATAN DAN EFISIENSI KENAVIGASIAN, DITJEN HUBLA GELAR SEMINAR ON THE SAFETY OF NAVIGATIONTINGKATKAN KESELAMATAN DAN EFISIENSI KENAVIGASIAN, DITJEN HUBLA GELAR SEMINAR ON THE SAFETY OF NAVIGATION

JAKARTA (4/3) - Dalam rangka meningkatkan keselamatan dan efisiensi kenavigasian serta perlindungan lingkungan maritim di perairan Indonesia, Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Kenavigasian menggelar Seminar on the Safety of Navigation.

 

Seminar ini dibuka oleh Direktur Kenavigasian, Capt. Budi Mantoro di Hotel Hilton Jakarta pada hari Senin (4/3). Adapun peserta Seminar berasal dari Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Distrik Navigasi Tipe A Kelas I, II dan III, Distrik Navigasi Tipe B Kelas I serta Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran (BTKP).

 

Seminar ini digelar berdasarkan Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dengan the International Association of Marine Aids to Navigation and Lighthouse Authorities (IALA) tentang kerjasama bidang keselamatan maritim yang telah ditandatangani pada tanggal 28 November 2023 di London oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut dan Sekretaris Jenderal IALA.

 

Dalam sambutannya Capt. Budi mengatakan bahwa Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan IALA memiliki pandangan yang sama untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi kenavigasian serta perlindungan laut di perairan Indonesia.

 

Lebih lanjut, Capt. Budi mengatakan pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kapasitas berdasarkan standar, rekomendasi dan pedoman IALA merupakan salah satu cara untuk meningkatkannya.

 

"Melalui seminar ini saya berharap kepada para peserta untuk dapat berpartisipasi aktif, berbagi pengetahuan dan bertukar pengalaman terkait keselamatan navigasi di perairan Indonesia. Mari kita berupaya tingkatkan keselamatan dan efisiensi kenavigasian serta perlindungan laut di perairan Indonesia," ujar Capt. Budi

 

“Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada IALA atas bantuannya kepada Indonesia dalam persiapan akreditasi lembaga pendidikan di Indonesia untuk menyelenggarakan pelatihan Aids to Navigation Manager Level 1 serta bantuan lainnya untuk meningkatkan kapasitas dari SDM di Distrik Navigasi serta terkait dengan operasional kenavigasian,” tutup Capt. Budi. 

 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sub Direktorat Perencanaan Teknis Kenavigasian, Nanditya Darma Wardhana mengatakan sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.

 

"Untuk menghubungkan pulau-pulau di Indonesia, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut serta seluruh Stakeholders terkait, bertanggung jawab dalam menyediakan sarana bantu navigasi serta sarana dan prasarana terkait kenavigasian agar dapat membantu pelaut melakukan pelayaran dengan aman," tutup Nanditya.

 

Sebagai informasi, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam hal ini Direktorat Kenavigasian adalah member dari IALA sejak tahun 1975. Indonesia / Direktorat Jenderal Perhubungan Laut adalah anggota aktif dari IALA dengan mengikuti berbagai pertemuan yang dilaksanakan oleh IALA untuk membahas isu-isu terkait dengan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) dan Vessel Traffic Services (VTS) serta berbagai pembahasan lainnya.

 

Adapun IALA adalah asosiasi internasional yang membidangi sarana bantu navigasi pelayaran yang didirikan pada tahun 1957. Organisasi ini mengumpulkan otoritas bantuan kelautan untuk Navigasi, produsen, konsultan, serta lembaga ilmiah dan pelatihan dari seluruh penjuru dunia dan menawarkan kesempatan untuk bertukar dan membandingkan pengalaman dan pencapaian mereka. (KND/MM/HB)

Reaksi dan Komentar