Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

TINGKATKAN KINERJA DALAM MENJAMIN KESELAMATAN PELAYARAN, KEMENHUB LAKUKAN PENGUKUHAN 127 MARINE INSPECTOR

TINGKATKAN KINERJA DALAM MENJAMIN KESELAMATAN PELAYARAN, KEMENHUB LAKUKAN PENGUKUHAN 127 MARINE INSPECTORTINGKATKAN KINERJA DALAM MENJAMIN KESELAMATAN PELAYARAN, KEMENHUB LAKUKAN PENGUKUHAN 127 MARINE INSPECTORTINGKATKAN KINERJA DALAM MENJAMIN KESELAMATAN PELAYARAN, KEMENHUB LAKUKAN PENGUKUHAN 127 MARINE INSPECTOR

JAKARTA(30/8) - Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melakukan pengukuhan 127 orang Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal (PPKK) atau Marine Inspector (MI) di lingkungan kantor pusat serta perwakilan dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) di seluruh Indonesia. Acara yang berlangsung selama 4 (empat) hari tersebut merupakan salah satu wujud komitmen untuk senantiasa memperbaiki dan meningkatkan kinerja terutama dalam menjamin keselamatan pelayaran.  

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R Agus H Purnomo dalam sambutannya saat membuka acara menyebutkan bahwa PPKK merupakan ujung tombak Direktorat Jenderal 
Perhubungan Laut dalam mendukung terwujudnya “zero accident” yang merupakan salah satu visi dari kementerian perhubungan. 

"PPKK dalam hal ini memiliki integritas dan kapabilitas serta memiliki indikator seperti, jujur, bertanggung jawab, disiplin, dan konsisten terhadap terjaminnya kelaiklautan kapal," kata Dirjen Agus.

Dirjen Agus menjelaskan, peran PPKK di masa pandemi seperti sekarang dinilai sangat penting, terlebih dengan adanya ancaman cuaca ekstrem yang kerap melanda di hampir separuh wilayah di dunia. "Cuaca ekstrem seperti La Nina di kawasan Asia Tenggara, menjadi tantangan tersendiri bagi para PPKK dalam melaksanakan tugas di lapangan," ujarnya.

Selain itu, di tengah era keterbukaan informasi akibat perkembangan teknologi digital seperti saat ini, Dirjen Agus meminta para PPKK untuk jangan sampai ketinggalan dan harus memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut.

 "Kemajuan teknologi ini bisa membantu PPKK mengetahui perkembangan di dunia pelayaran khususnya regulasi-regulasi dan teknologi terbaru di bidang maritim," ujarnya.

Dirjen Agus juga mengingatkan bahwa Indonesia sebagai salah satu anggota IMO, pada tahun 2022 akan dilakukan audit melalui kegiatan IMO Member State Audit Scheme (IMSAS), untuk itu diharapkan agar para PPKK di seluruh Indonesia melakukan tugasnya dengan lebih penuh tanggung jawab untuk memastikan bahwa Indonesia telah melaksanakan tugasnya sebagai flag 
administrator dengan baik. 

"Saya berpesan agar para ppkk tidak menyia-nyiakan kesempatan mengikuti kegiatan ini, agar kedepannya Indonesia sebagai flag administrator yang merupakan salah satu anggota IMO memiliki PPKK yang berkualitas, berintegritas, transparan akuntabel," ujarnya.

Dirjen Agus berharap acara ini juga dapat digunakan sebagai sarana berbagi informasi serta mencari solusi jika ada permasalahan riil terkait kelaiklautan kapal yang dihadapi oleh para PPKK saat melaksanakan tugas di lapangan.

"Besar harapan kami, agar para peserta pengukuhan PPKK dapat memanfaatkan dengan baik kesempatan mengikuti kegiatan ini semaksimal mungkin untuk menyerap ilmu, informasi serta perkembangan terbaru didunia maritim dan pelayaran baik ditingkat nasional maupun internasional. sehingga diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, saudara sekalian dapat kembali ke tempat saudara sekalian bertugas dengan membawa ilmu dan berbagi informasi serta pengalaman baru yang didapat kepada rekan-rekan kerja saudara di UPT masing-masing," tutupnya.

Reaksi dan Komentar