Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

TINGKATKAN KINERJA LOGISTIK, KEMENHUB GENJOT DIGITALISASI DI PELABUHAN

TINGKATKAN KINERJA LOGISTIK, KEMENHUB GENJOT DIGITALISASI DI PELABUHANTINGKATKAN KINERJA LOGISTIK, KEMENHUB GENJOT DIGITALISASI DI PELABUHANTINGKATKAN KINERJA LOGISTIK, KEMENHUB GENJOT DIGITALISASI DI PELABUHAN

​JAKARTA (5/3) - Peningkatan teknologi informasi menjadi salah satu arah kebijakan Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tahun 2020. Oleh karenanya perlu dilakukan upaya modernisasi pelabuhan berbasis teknologi informasi dalam mendukung logistik nasional atau yang sering kita sebut sebagai Digitalisasi Logistik.


Demikian sambutan Direktur Jenderal Perhubungan Laut yang disampaikan oleh Kepala Sub Direktorat Sistem Informasi dan Sarana Prasarana Angkutan Laut, Sukirno Dwi Susilo saat membuka acara Diskusi Media yang diselenggarakan oleh Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami) di Hotel Swiss-Bel Inn Kemayoran, hari ini (5/3).

Pada kesempatan tersebut, Sukirno mengatakan berdasarkan Logistics Performance Index (LPI) tahun 2018, indeks kinerja logistik Indonesia menempati peringkat ke-46 atau naik dari peringkat sebelumnya tahun 2017 yaitu posisi ke ke-63.
WhatsApp Image 2019-03-05 at 14.01.50 (1).jpeg
"Untuk mencapai indeks kinerja yang baik, Pemerintah terus bekerja keras untuk mewujudkan sistem logistik yang efektif, transparan dan efisien melalui berbagai upaya, mulai dari penataan birokrasi, peningkatan kapasitas SDM di pelabuhan serta pemanfaatan Teknologi Informasi yang terintegrasi," ujar Sukirno.

Salah satu bentuk nyata dari digitalisasi pelabuhan ialah melalui penerapan sistem Inaportnet versi 2.0 dan Delivery Order Online di pelabuhan. 

Saat ini Kementerian Perhubungan telah mengembangkan sistem inaportnet di 16 pelabuhan dan ke depan sistem inaportnet juga akan diterapkan secara bertahap di pelabuhan-pelabuhan lain.

"Misalnya pada tahun 2019 ini, kami tengah mempersiapkan penerapan inaportnet pada 16 pelabuhan lain, yang terdiri dari dua pelabuhan kelas I, sebelas pelabuhan kelas II, dua pelabuhan kelas III dan satu pelabuhan kelas IV," jelas Sukirno.

Pemerintah berharap dengan diterapkan sistem inaportnet dapat dapat menurunkan biaya logistik di pelabuhan, meningkatkan kelancaran arus barang di pelabuhan, meningkatkan transparansi pelayanan, mempercepat waktu pelayanan sehingga pelayanan menjadi lebih murah dan mudah.

"Saat ini kami juga tengah melakukan sinergi pertukaran informasi dengan Kementerian atau Lembaga terkait dengan mengintegrasikan semua sistem berbasis IT yang dimiliki oleh masing-masing sektor ke dalam satu aplikasi yang terintegrasi dengan semua sistem tersebut," imbuhnya.

Pihaknya menegaskan bahwa Pemerintah berkomitmen untuk selalu mendukung tumbuh kembang industri logistik nasional, memberikan kemudahan kepada pelaku usaha serta melakukan perbaikan sistem layanan dan kinerja di pelabuhan berbasis IT.

"Kami yakin digitalisasi bisa mendorong percepatan layanan yang akan berdampak pada peningkatan produktivitas di pelabuhan, bongkar muat kapal, maupun transparansi bagi para pemilik barang," tutup Sukirno.

Sebagi informasi, acara Diskusi Media yang mengangkat tema “Peluang dan Tantangan Digitalisasi Logistik di Indonesia” ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja (Raker) Forwami tahun 2019. Selain dihadiri oleh para wartawan media massa, turut hadir sebagai narasumber antara lain Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Capt. Hermanta, ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto, Ketua Umum DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi, Ketua Umum DPP ISAA Juswandi Kristanto, dan Ketua Umun DPP APTRINDO Gemilang Tarigan.


Reaksi dan Komentar