Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

TINGKATKAN KOMPETENSI SDM, DITJEN HUBLA GELAR PEMBINAAN KEPROTOKOLAN DAN MC

TINGKATKAN KOMPETENSI SDM, DITJEN HUBLA GELAR PEMBINAAN KEPROTOKOLAN DAN MCTINGKATKAN KOMPETENSI SDM, DITJEN HUBLA GELAR PEMBINAAN KEPROTOKOLAN DAN MCTINGKATKAN KOMPETENSI SDM, DITJEN HUBLA GELAR PEMBINAAN KEPROTOKOLAN DAN MCTINGKATKAN KOMPETENSI SDM, DITJEN HUBLA GELAR PEMBINAAN KEPROTOKOLAN DAN MCTINGKATKAN KOMPETENSI SDM, DITJEN HUBLA GELAR PEMBINAAN KEPROTOKOLAN DAN MC

Bogor (29/2) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menggelar kegiatan Penyuluhan dan Pembinaan Keprotokolan dan Master of Ceremony (MC) sebagai upaya peningkatan kompetensi dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan Ditjen Hubla, Kamis (29/2).

 

Dalam sambutannya, Kepala Bagian Umum dan Perlengkapan, Wisnu Wardana menjelaskan kapasitas dan kompetensi pegawai menjadi hal yang fundamental dalam hal keprotokolan dan MC.

 

"Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM di Unit Pelaksana Teknis yang masih terbatas," ucap Wisnu.

 

Ia menyinggung bahwa peran protokol dan MC sangat penting sebagai ujung tombak serta menentukan keberhasilan sebuah acara.

 

Lebih lanjut Ia menggarisbawahi, keprotokolan yang tepat membantu menegaskan otoritas dan profesionalisme instansi, dan menciptakan suasana yang kondusif untuk dialog dan kerja sama. 

 

"Keprotokolan yang tepat juga memberikan kesan yang positif kepada para pemangku kepentingan bahwa acara berjalan secara tertib dan teratur" tambahnya.

 

Sedangkan peran MC, lanjut Wisnu, menjadi kunci dalam mempertahankan kelancaran acara, menciptakan suasana yang profesional, serta memperkuat citra positif organisasi.

 

"Melalui kegiatan pembinaan protokol dan MC yang berkelanjutan, diharapkan dapat melahirkan bakat-bakat pegawai yang profesional dan sigap untuk berkontribusi bagi Ditjen Perhubungan Laut" ujarnya.

 

Kegiatan penyuluhan dan pembinaan keprotokolan dan MC yang digelar selama 3 hari mulai dari tanggal 29 Februari-2 Maret ini turut dihadiri oleh 60 peserta dari Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Ditjen Hubla yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. (AD/MM/HB)

 

Reaksi dan Komentar