Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

TINGKATKAN PELAYANAN YANG OPTIMAL UNTUK WUJUDKAN TRANSPORTASI MAJU, DITJEN HUBLA GELAR RAKORNIS PERKAPALAN DAN KEPELAUTAN

TINGKATKAN PELAYANAN  YANG OPTIMAL UNTUK WUJUDKAN TRANSPORTASI MAJU, DITJEN HUBLA GELAR RAKORNIS PERKAPALAN DAN KEPELAUTANTINGKATKAN PELAYANAN  YANG OPTIMAL UNTUK WUJUDKAN TRANSPORTASI MAJU, DITJEN HUBLA GELAR RAKORNIS PERKAPALAN DAN KEPELAUTANTINGKATKAN PELAYANAN  YANG OPTIMAL UNTUK WUJUDKAN TRANSPORTASI MAJU, DITJEN HUBLA GELAR RAKORNIS PERKAPALAN DAN KEPELAUTANTINGKATKAN PELAYANAN  YANG OPTIMAL UNTUK WUJUDKAN TRANSPORTASI MAJU, DITJEN HUBLA GELAR RAKORNIS PERKAPALAN DAN KEPELAUTANTINGKATKAN PELAYANAN  YANG OPTIMAL UNTUK WUJUDKAN TRANSPORTASI MAJU, DITJEN HUBLA GELAR RAKORNIS PERKAPALAN DAN KEPELAUTAN

SURABAYA(29/4) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, menggelar Rapat Teknis Koordinasi tahun 2024 di Hotel Shangri-la Surabaya, Jawa Timur, mulai tanggal 28 hingga 30 April 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan di sektor perkapalan dan kepelautan dengan tema "Pelayanan Perkapalan dan Kepelautan yang Optimal untuk Mewujudkan Transportasi Maju Berkelanjutan". 

Dengan total 603 peserta yang hadir, terdiri dari berbagai instansi terkait, termasuk UPT di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Direktorat TSDP dan BPTD, serta perwakilan sekolah BPSDM dan DPKP, acara ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pelayanan dan keselamatan transportasi laut Indonesia.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Capt. Antoni Arif Priadi menyampaikan acara ini merupakan momentum penting bagi seluruh stakeholder untuk bersatu, berkolaborasi, dan merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan kemajuan bidang maritim Indonesia serta keselamatan pelayaran

"Tujuan Rakornis ini untuk menyamakan persepsi, memperoleh masukan dari lapangan, dan meningkatkan kualitas pelayanan. Kita perlu berkolaborasi dan merumuskan langkah-langkah strategis untuk kemajuan bidang maritim Indonesia serta meningkatkan keselamatan pelayaran," ujar Capt. Antoni.

Capt. Antoni juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik, berkomunikasi, dan berkoordinasi untuk meningkatkan mutu sektor transportasi laut. Dalam rangka menciptakan pelayanan transportasi yang aman dan cepat, kolaborasi yang sinergis antara pemerintah dan swasta serta lintas sektor merupakan kunci utama.

Direktorat Perkapalan dan Kepelautan memiliki Tugas Pokok dan Fungsi Melaksanakan tugas dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta evaluasi dan pelaporan dibidang kelaiklautan kapal laut, perlindungan lingkungan maritim dan kepelautan. Capt. Antoni menegaskan bahwa dengan semangat kebersamaan dan komitmen, serta implementasi nilai OPTIMIS (Outcome, Profesional, Tangguh, Inovatif, Melayani, Integritas, dan Sinergi), Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan di bidang pelayaran.

Dalam konteks pelayanan, Direktorat Perkapalan dan Kepelautan senantiasa melibatkan Unit Pelaksana Teknis dan stakeholder terkait. Optimalisasi pelayanan kepada masyarakat, pengguna jasa, melalui pemanfaatan kemajuan IT menjadi fokus utama, diiringi dengan komitmen untuk tidak mempersulit para pengguna jasa sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Pada acara Rakornis yang diselenggarakan oleh Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, turut serta dilaksanakannya softlaunching penggunaan TTE (Tanda Tangan Elektronik) pada Sertifikat Kepelautan yang terintregasi dengan sistem BSSN BSrE selaku penyelenggara sertifikat elektronik yang dimana akan dapat mengurangi peredaran sertifikat kepelautan yang tidak sah, lalu dilanjutkan oleh penandatanganan Komitmen Bersama Penggunaan E Sign Sertifikat di UPT BPSDM dan UPT yang ada di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Capt. Antoni juga menyoroti peningkatan pengetahuan dan keterampilan harus senantiasa mengikuti perkembangan dan update terkini. Dalam hal ini Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Laut dibawah Badan Pengembangan SDM Perhubungan memiliki tugas untuk turut mengembangkan kompetensi para Marine Inspektor, Ahli Ukur maupun pejabat keselamatan lain di UPT Perhubungan Laut. Selain itu pada UPT di bawah Pusbang Laut juga senantiasa meningkatkan kompetensi pelaut yang dihasilkan sehingga bisa bersaing di kancah dunia pelayaran internasional serta memajukan industri pelayaran nasional.

"Pelaut yang berkompeten menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan pelayaran yang aman baik untuk kapal, muatan maupun lingkungan lautnya," tutupnya.

Reaksi dan Komentar