Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

TINGKATKAN WAWASAN NELAYAN DI MARUNDA, KEMENHUB BERIKAN PENYULUHAN KESELAMATAN PELAYARAN

TINGKATKAN WAWASAN NELAYAN DI MARUNDA, KEMENHUB BERIKAN PENYULUHAN KESELAMATAN PELAYARAN

​JAKARTA (18/12) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan cq. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Marunda bekerja sama dengan Balai Besar Pendidikan Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) Jakarta mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui Penyuluhan Keselamatan Pelayaran kepada masyarakat Marunda di Jakarta, Selasa (18/12).


Dalam sambutannya, Kepala KSOP Kelas V Marunda, Yuserizal mengatakan bahwa acara yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang keselamatan pelayaran ini diikuti oleh sebanyak 50 orang nelayan serta dihadiri oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertania (KPKP) Jakarta Utara.

"Pada penyuluhan tersebut, para nelayan diberikan penjelasan mengenai pentingnya penggunaan alat-alat keselamatan yang ada diatas kapal," ungkap Yuserizal saat membuka Penyuluhan Keselamatan Pelayaran di Pelabuhan Marunda.

Pihaknya mengapresiasi atas kerjasama yang dilakukan BP3IP dalam menginisiasi acara ini sehingga para nelayan bisa mengerti apa pentingnya alat-alat keselamatan pelayaran itu sendiri.

"Rencananya kami dari KSOP Kelas V Marunda juga akan mengadakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat pada bulan Januari nanti, yakni pelatihan BST nelayan dan SKK 30 mil dengan kuota 200 orang nelayan, dengan catatan semua persyaratan segera disiapkan,” tambahnya.
WhatsApp Image 2018-12-18 at 16.09.23 (1).jpeg
Adapun saat ini di Marunda telah diterbitkan 140 buah Pass Kecil dan semua nelayan yang sudah mempunyai Pas Kecil wajib untuk ikut diklat yang akan diadakan di bulan Januari nanti secara gratis tanpa dipungut biaya.

"Nantinya ke depan semua nelayan akan punya Pas Kecil dan punya sertifikat kecakapan. Karena kapal itu ibarat motor, harus ada surat STNK dan pengemudinya harus punya SIM,"tegas Yuserizal.

Sementara itu, salah satu pengajar BP3IP Eko Sudarmanto saat memberikan materi kepada peserta penyuluhan menjelaskan, betapa penting keselamatan pelayaran dan penggunaan alat-alat keselamatan selama berlayar di atas kapal.

Selain itu, ada yang menarik dalam penyuluhan ini, di mana BP3IP menghadirkan 6 (enam) orang murid yang sedang bersekolah di BP3IP atau yang disebut Pasis. Mereka akan berbagi pengalaman dan menceritakan suka duka selama berlayar di atas kapal. 

"Kami berharap dari cerita-cerita itu bisa menjadi pelajaran bagi para nelayan sekaligus menjadi motivasi untuk mereka dalam menyadari betapa pentingnya keselamatan di dalam berlayar," tutup Sudarmanto.


Reaksi dan Komentar