Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Tol Laut Turut Mobilisasi Minyak Goreng Kemasan Rakyat di Indonesia Timur

Tol Laut Turut Mobilisasi Minyak Goreng Kemasan Rakyat di Indonesia Timur

Jakarta - Kapal tol laut turut memobilisasi minyak goreng kemasan rakyat ke wilayah Indonesia Timur. 

 

Sebanyak 1.200 Ton atau sekitar 1,3 juta liter minyak goreng kemasan diangkut menggunakan kapal tol laut KM. Kendhaga Nusantara 12, dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menuju ke sejumlah daerah di wilayah Timur Indonesia, diantaranya yakni ke Papua, Maluku, dan NTT.

 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyaksikan langsung peluncuran distribusi program Mobilisasi Minyak Goreng Kemasan Rakyat “Minyakita” bersama Menteri Perdagangan Zulfikli Hasan, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (11/8). 

 

“Hari ini saya senang, karena tol laut terus memberikan perannya. Kami bersama Menteri Perdagangan bisa mendistribusikan minyak goreng ke Indonesia Bagian Timur dengan harga yang terjangkau,” ujar Menhub.

 

Menhub mengapresiasi upaya yang dilakukan jajaran Kemendag beserta sejumlah pemangku kepentingan terkait, yang telah menginisiasi dan mendukung upaya menstabilkan harga minyak goreng di wilayah Indonesia Timur.

 

Pada kesempatan yang sama, Mendag Zulkifli Hasan menjelaskan, harga rata-rata minyak goreng kemasan sederhana di Jawa dan Bali sudah mencapai Rp 13.000 per liter.  

 

Sementara itu, harga minyak goreng kemasan sederhana di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, sebagian sudah Rp 14.000 per liter dan ada yang telah menyentuh angka Rp 13.500 per liter. 

 

“Hari ini dikirim 1200 ton atau 1,3 juta liter minyak goreng kemasan sederhana ke Papua, Papua Barat, Maluku, NTT. Kita menggunakan tol laut sehingga biaya transportasi lebih ringan. Sehingga di daerah timur Indonesia bisa menikmati minyak kemasan sederhana seharga Rp. 14.000 per liter," ujar Zulkifli. 

 

Pendistribusian minyak goreng dilaksanakan melalui Program Gerai Maritim yang bersinergi dengan Program Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik untuk Angkutan Barang di Laut (Tol Laut) Ke Wilayah 3TP yang merupakan sinergi dari Kemendag, Kemenhub, dan ID FOOD selaku BUMN pangan pemasok MinyaKita, serta PT Bina Karya Prima (BKP) selaku produsen minyak goreng.

 

Dengan upaya ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga barang/logistik seperti minyak goreng, khususnya di daerah wilayah terpencil, tertinggal, terluar dan perbatasan (3TP). (AH/RDL/LA/HT)

 

Reaksi dan Komentar