Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

TURUT KONTRIBUSI KESELAMATAN PELAYARAN DI SELAT MALAKA DAN SELAT SINGAPURA, KEMENHUB GELAR PELATIHAN PAN

TURUT KONTRIBUSI KESELAMATAN PELAYARAN DI SELAT MALAKA DAN SELAT SINGAPURA, KEMENHUB GELAR PELATIHAN PAN

​JAKARTA (28/10) – Saat ini, Indonesia masih kekurangan SDM pandu laut dalam untuk mengawal kapal-kapal dengan draft lebih dari 15 meter. Berkaitan dengan itu, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan menyelenggarakan pelatihan pandu laut dalam yang nantinya diharapkan dapat berkontribusi menunjang keselamatan pelayaran pada umumnya dan secara khusus pada alur pelayaran selat Malaka dan selat Singapura.

WhatsApp Image 2019-10-28 at 15.07.58.jpeg
“Untuk memenuhi kebutuhan tenaga pandu yang memiliki sertifikat pandu laut dalam, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan PT. Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PMLI) yang secara berkesinambungan menyelenggarakan pelatihan pandu laut dalam, dimana penyelenggaraan pelatihan ini adalah merupakan kebutuhan guna menciptakan tenaga-tenaga transportasi yang profesional, andal, dan berdaya saing,” ujar Kasubdit Pemanduan dan Penundaan Kapal Capt. Heru Maryanto yang mewakili Direktur Kepelabuhanan Subagiyo saat membuka Pelatihan Pandu Laut Dalam Angkatan III Tahun 2019 di Kampus 1 PT. Pendidikan Maritim Logistik Indonesia, Senin (28/10).

Pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) 6 peserta, PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) 9 peserta dan PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) 5 peserta. Adapun lamanya pelaksanaan Pelatihan Pandu Laut Dalam Angkatan III Tahun 2019 selama 455 (empat ratus lima puluh lima) jam pelajaran. 
WhatsApp Image 2019-10-28 at 15.07.57.jpeg
Lebih lanjut Capt. Heru mengatakan, dalam melayani pemanduan dibutuhkan kemampuan SDM yang memadai, mengingat banyaknya kapal yang akan dilayani maupun jam kerja yang cukup panjang dalam sekali pelayanan. “sdm pandu laut dalam juga menjadi penting yang harus dipenuhi Indonesia sejalan dengan cita-cita menuju poros maritim dunia serta penerapan tol laut,” tutupnya.



Reaksi dan Komentar