Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

UJI KEMAMPUAN PERSONEL, KEMENHUB GELAR MARPOLEX DI MUARA ANGKE 04/09/20

UJI KEMAMPUAN PERSONEL, KEMENHUB GELAR MARPOLEX DI MUARA ANGKE 04/09/20

​JAKARTA (4/9) - Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) menggelar latihan penanggulangan pencemaran di laut atau Marine Pollution Exercise (Marpolex) di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara hari ini (4/9).

"Tujuan utama Marpolex Muara Angke 2019, untuk menguji dan mengevaluasi kemampuan personel dan peralatan instansi terkait dalam menanggulangi musibah tumpahan minyak, kebakaran, dan pencarian dan pertolongan orang jatuh ke laut, khususnya di wilayah perairan teluk Jakarta," kata Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok, Elwin Refindo dalam sambutannya sebagai Inspektur Upacara Marpolex Muara Angke 2019.
WhatsApp Image 2019-09-04 at 17.19.26 (1).jpeg
Elwin mengatakan, kegiatan Marpolex Muara Angke 2019 tidak hanya menguji personel dan peralatan, melainkan juga untuk menguji prosedur, alur komando, komunikasi, dan organisasi operasi penanggulangan tumpahan minyak dan pencarian dan pertolongan atau search and rescue (SAR).

Latihan ini melibatkan kapal-kapal dan mobil-mobil MDPV Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, Kapal-kapal Kelas IV KSOP Muara Angke, Pos TNI AL Pantai Mutiara, Polair Muara Angke, KSOP Kelas IV Kepulauan Seribu, fire boat Damkar DKI Jakarta, Rigid Inflatble Boat (RIB) Basarnas, Kapal Dishub DKI Jakarta, dan ambulance kantor Kesehatan Pelabuhan Muara Angke.

"Seluruh aset milik semua instansi di Muara Angke terlibat dalam Marpolex ini," ujar Elwin.

Elwin berharap kegiatan Marpolex Muara Angke 2019 menjadi pemicu semangat kebersamaan dan koordinasi antar instansi dalam mewujudkan keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim.
WhatsApp Image 2019-09-04 at 17.19.26.jpeg
Pada kesempatan yang sama, Kepala KSOP Kelas IV Muara Angke Capt. Handry Sulfian mengatakan, terpilihnya Pelabuhan Muara Angke sebagai tempat Marpolex 2019 dikarenakan di pelabuhan ini banyak aktifitas kapal yang keluar masuk, terutama kapal-kapal tradisional yang mengangkut penumpang dari dan ke Kepulauan Seribu.

"Sehingga potensi terjadinya kecelakaan pelayaran dan pencemaran lingkungan laut relatif tinggi," kata Capt. Handry.

Menurutnya, kegiatan semacam ini akan dilakukan minimal satu tahun sekali agar sinergitas antar pemangku kepentingan di Pelabuhan Muara Angke semakin kuat.

"Selain itu, dengan adanya latihan gabungan Marpolex ini, masing-masing stakeholder memahami tugas dan fungsinya masing-masing dalam menanggulangi kecelakaan di laut," tuturnya.

Hadir pada kesempatan tersebut Kasubdit Penanggulangan Musibah dan Pekerjaan Bawah Air Direktorat KPLP Een Nuraini Saidah dan para pejabat terkait lainnya.

Reaksi dan Komentar