Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

UJI PETIK DI TANJUNG PERAK, OPERATOR KAPAL DIMINTA PERBAIKI KEKURANGAN

UJI PETIK DI TANJUNG PERAK, OPERATOR KAPAL DIMINTA PERBAIKI KEKURANGAN

​SURABAYA (7/5) – Memasuki penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2019 yang tinggal beberapa minggu lagi, Tim Uji Petik Direktorat Perkapalan dan Kepelautan (Ditkepel) Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melaksanakan uji petik kelaiklautan kapal penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (6/5). Adapun uji petik dilakukan terhadap 2 (dua) kapal penumpang yang tengah masuk ke Pelabuhan Tanjung Perak yakni KM. Ngapulu dan KM. Niki Barokah.


Uji petik ini merupakan rangkaian dari uji petik yang dilaksanakan oleh Tim Ditkapel di 16 lokasi pelabuhan di seluruh Indonesia. Selain itu, uji petik juga dilaksanakan oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) pelabuhan di Indonesia untuk memastikan kelaiklautan kapal-kapal yang akan digunakan sebagai angkutan lebaran tahun ini di wilayah kerja masing-masing.
WhatsApp Image 2019-05-07 at 12.44.15 (2).jpeg
Kasubdit Pencegahan Pencemaran dan Manajemen Keselamatan Kapal dan Perlindungan Lingkungan di Perairan Ditkapel Capt. Jaja Suparman menyebutkan total kapal penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak ada sekitar 36 kapal dan hingga saat ini Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak sudah melakukan uji petik terhadap 23 kapal karena mengikuti jadwal kedatangan kapal di Surabaya,

“Pada saat Tim Ditkapel ke Tanjung Perak seharusnya ada 3 (tiga) kapal yang masuk ke pelabuhan yaitu KM. Niki Barokah, KM. Ngapulu dan KM. Dharma Rucitra. Namun KM. Dharma Rucitra terlambat datang karena keterlambatan keberangkatan dari Batu Licin Kalimantan Selatan sehingga 2 (dua) kapal yang diperiksa,” kata Capt. Jaja saat memimpin jalannya uji petik di Tanjung Perak.

Menurutnya, aspek-aspek yang diperiksa pada uji petik ini diantaranya kondisi perlengkapan navigasi, permesinan, peralatan keselamatan dan pemadam kebakaran serta aspek lainnya.
WhatsApp Image 2019-05-07 at 12.44.15 (1).jpeg
Dari hasil pemeriksaan kapal ditemukan beberapa temuan dan kekurangan yang langsung disampaikan kepada Nakhoda dan perwakilan pemilik kapal untuk segera ditindaklanjuti dan diperbaiki oleh operator kapal.

“Selanjutnya kami meminta agar perusahaan pelayaran selaku pemilik kapal berkomitmen untuk memperbaiki dan memenuhi kekurangan dan temuan-temuan yang didapatkan dari hasil uji petik tersebut,” tegas Capt. Jaja.

Pihaknya berharap uji petik yang dilaksanakan oleh Tim Ditkapel bersama dengan para pejabat pemeriksa keselamatan kapal dari Kantor kesyahbandaran Utama Tanjung Perak ini dapat meningkatkan kesadaran para operator kapal akan pentingnya pemenuhan aspek keselamatan dan kelaiklautan kapal sehingga tercipta mudik selamat guyub rukun.


Reaksi dan Komentar