Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

UNSUR MARITIM PELABUHAN TANJUNG EMAS GELAR PATROLI BERSAMA 16/05/2019

UNSUR MARITIM PELABUHAN TANJUNG EMAS GELAR PATROLI BERSAMA 16/05/2019

SEMARANG (16/5) - Dalam rangka persiapan Angkutan Lebaran Tahun 2019, Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Jateng bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Emas melaksanakan kegiatan Patroli Bersama Perairan Unsur Maritim Pelabuhan Tanjung Emas, Kamis (16/5).


Kegiatan ini dipimpin oleh Direktur Polair Polda Jateng bersama Kepala Kantor KSOP Kelas I Tanjung Emas Ahmad Wahid. Adapun Patroli Bersama ini melalui rute Pelabuhan Tanjung Emas menuju Pelabuhan Kendal dengan melibatkan kapal-kapal negara milik Ditpolair Polda Jateng dan KSOP Kelas I Tanjung Emas, salah satunya kapal milik KSOP Tanjung Emas KNP 337 diikutsertakan.
IMG-20190516-WA0053.jpg
Di sela-sela kegiatan patroli, rombongan berkesampatan meninjau kesiapan terminal penumpang di Pelabuhan Kendal dalam melayani Angkutan Laut Lebaran tahun 2019.

Ahmad Wahid mengatakan, walaupun Pelabuhan Kendal hanya disinggahi 1 (satu) kapal penumpang tapi tetap harus mempersiapkan kemungkinan terjadinya lonjakan penumpang dalam arus mudik ini. 

“Flow chart arus penumpang di dalam terminal penumpang harus dibuat seinformatif mungkin agar para penumpang nyaman di dalam terminal,” ungkap Wahid. 
IMG-20190516-WA0059.jpg
Menurutnya, dari sisi kelaiklautan kapal pun harus memenuhi syarat. Mulai dari tercukupinya alat keselamatan diri seperti life craft dan life jacket (jaket pelampung). 

“Selain itu, dari sisi kapasitas angkut kapal juga harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk tiket dan manifest kapal juga harus sesuai,” tutup Wahid.


Reaksi dan Komentar