Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

UPP INDRAMAYU BANTU PEMADAMAN TERBAKARNYA 3 UNIT KAPAL PENANGKAP IKAN 2

UPP INDRAMAYU BANTU PEMADAMAN TERBAKARNYA 3 UNIT KAPAL PENANGKAP IKAN 2

​INDRAMAYU (22/6) - Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Indramayu membantu pemadaman terbakarnya 3 unit kapal penangkap ikan di Pelabuhan Indramayu yang terjadi dini hari (22/6) pukul 00.10 WIB. Tak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut.

Kepala UPP Indramayu, Jusmin mengatakan bahwa ia telah mengerahkan jajarannya memadamkan api dengan alat pemadam kebakaran yang dimiliki dan sebanyak 4 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan sehingga api cepat dipadamkan.

"Kebakaran menimpa 3 kapal penangkap ikan dan merembet ke sekitar 11 kapal alat tangkap jenis arad di desa Eretan Wetan dan Eretan Kulon Kecamatan Kandanghaur (Pelabuhan Eretan) Kabupaten Indramayu," ujar Jusmin.
WhatsApp Image 2019-06-22 at 15.34.34.jpeg
Menurut Jusmin, api diduga berasal dari konsleting listrik dari salah satu kapal penangkap ikan yaitu KM. Putra Subur 01 GT 29 sehingga terbakar dan merembet ke kapal penangkap ikan lainnya yang sedang sandar berdampingan yaitu KM. Putra Subur 02 dan KM. Subur.

Jusmin mengatakan faktor angin yang bertiup kencang membuat api merembet dengan cepat di kapal-kapal yang terbuat dari kayu itu.

Kebakaran akhirnya merembet ke perahu nelayan kecil yang berjejer di sepanjang tanggul/babagan kali Desa Eretan Kulon. Di tempat tersebut, api membakar 11 perahu kecil dengan jenis alat tangkap jaring arad.

"Api telah padam pukul 05.00 pagi tadi, tidak ada korban jiwa. Kami telah meminta agar Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat untuk segera melakukan tindakan lebih lanjut atas peristiwa tersebut agar jangan sampai terulang kembali," tutup Jusmin.


Reaksi dan Komentar