Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

UPP KELAS I BAUBAU KEMBALI GELAR GERAI PENGUKURAN KAPAL PENANGKAP IKAN DI BAWAH 7 GT

UPP KELAS I BAUBAU KEMBALI GELAR GERAI PENGUKURAN KAPAL PENANGKAP IKAN DI BAWAH 7 GT

​BAUBAU (16/1) – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Baubau, Sulawesi Tenggara kembali menyelenggarakan kegiatan Gerai Pengukuran Kapal Ikan dengan ukuran di bawah 7 GT untuk yang kedua kalinya pada hari ini (16/1).

Menurut Kepala Kantor UPP Kelas I Bau-Bau, yang saat ini telah dilantik sebagai Kepala Distrik Navigasi Kelas I Samarinda, Subagiyo, kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama UPP Kelas I Baubau dengan Dinas Perikanan Pemerintah Kabupaten Buton. Pada kesempatan ini, gerai pengukuran digelar di wilayah Pasar Wajo, Kabupaten Buton, dengan target sebanyak 158 unit kapal ikan.

Subagiyo mengungkapkan, bahwa pihaknya telah menugaskan 3 orang ahli ukur untuk melakukan pengukuran selama 4 (empat) hari sejak tanggal 11 sampai tanggal 14 Januari 2019. 

“Hasil pengukuran tersebut, kami telah menyerahkan Sertifikat Pas Kecil kepada 30 orang masyarakat yang merupakan nelayan pemilik kapal ikan,” tambahnya.
WhatsApp Image 2019-01-16 at 13.50.56 (1).jpeg
Kegiatan Gerai Ukur dan Pemberian Sertifikat Pas Kecil ini, menurut Subagiyo, merupakan bentuk komitmen Ditjen Perhubungan Laut dalam meningkatkan keselamatan pelayaran dan juga bentuk kehadiran Pemerintah dalam melaksanakan tugas dan fungsinya di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan implementasi dari kerjasama antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Kami berupaya untuk bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat sekitar yang memiliki mata pencaharian sebagai nelayan. Dengan memiliki Pas Kecil, kapal-kapal nelayan ini akan memiliki kepastian hukum, yang juga merupakan salah satu persyaratan untuk mendapatkan subsidi BBM,” jelas Subagiyo.

Lebih lanjut, Subagiyo berharap agar para pemilik kapal dapat menjaga Sertifikat Pas Kecil yang telah diterima dengan baik. Selain itu, para pemilik kapal yang telah memiliki Sertifikat Pas Kecil agar dapat menyebarkan informasi tentang pengurusan Sertifikat Pas Kecil di Kantor UPP Kelas I Baubau kepada teman atau saudara yang juga memiliki kapal.
 
“Namun demikian, saya berharap para pemilik kapal dapat mengurus pembuatan sertifikat langsung ke Kantor UPP Kelas I Baubau tanpa melalui perantara calo, agen, atau pihak-pihak lain yang tidak bertanggung jawab,” tegas Subagiyo.
WhatsApp Image 2019-01-16 at 13.50.56 (2).jpeg
Dengan memiliki Sertifikat Pas Kecil, tambah Subagiyo, masyarakat dapat merasakan ketenangan dalam mencari nafkah, dan tentunya dapat menjamin perwujudan keselamatan pelayaran. Subagiyo berharap, program gerai pengukuran dan pemberian Sertifikat Pas Kecil pada kapal-kapal dengan ukuran di bawah 7 GT ini ke depannya dapat dilaksanakan secara berkesinambungan oleh Kantor UPP Kelas I Baubau.

“Saya harap kegiatan ini dapat dijadikan program unggulan dan berkelanjutan di Kantor UPP Kelas I Baubau, karena melalui kegiatan ini kita dapat bersentuhan langsung dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada laut dan merupakan salah satu penunjang terwujudnya keselamatan pelayaran,” ujar Subagiyo.

Adapun pada kesempatan tersebut,  Subagiyo mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Buton yang telah memberikan perhatian dan dukungannya selama dirinya menjabat sebagai Kepala UPP Kelas I Baubau sehubungan dengan promosi jabatannya sebagai Kepala Distrik Navigasi Kelas I Samarinda.

"Terima kasih kepada para stakeholder dan masyarakat Buton serta jajaran UPP Baubau yang telah memberikan dukungan selama saya menjabat sebagai Kepala UPP Kelas I Baubau. Semoga semangat dan dukungan yang sama juga diberikan kepada Kepala UPP kelas I Baubau yang baru nanti. Dalam kesempatan ini, izin saya pamit dan sekali lagi terima kasih atas segala dukungannya," tutup Subagiyo.


Reaksi dan Komentar