Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

UPP ULU SIAU GANDENG PEMDA DAN PENGUSAHA LOKAL OPTIMALKAN MUATAN BALIK TOL LAUT

UPP ULU SIAU GANDENG PEMDA DAN PENGUSAHA LOKAL OPTIMALKAN MUATAN BALIK TOL LAUT

ULU SIAU (16/4) - Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus melakukan sinergi optimalisasi program Tol Laut bersama Pemerintah Daerah (Pemda) dan instansi terkait lainnya. Tidak terkecuali di daerah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Ulu Siau.

 

Kepala UPP Kelas III Ulu Siau Welhelmus D Dami mengungkapkan pihaknya baru saja menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral dan Stakeholder Pelabuhan Ulu Siau serta para pengusaha lokal dalam rangka optimalisasi muatan balik Tol Laut Tahun 2021.

 

“Kita harus bersinergi dan berkoordinasi untuk terus mengoptimalkan pelayanan Tol Laut untuk menjawab dan memenuhi harapan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro,” kata Welhelmus, Jumat (16/4).

 

Rakor tersebut dihadiri oleh Perwakilan Pemerintah Kabupaten Siau Tagulandang Biaro, Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Siau Tagulandang Biaro, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Siau Tagulandang Biaro, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Siau Tagulandang Biaro. Serta Stakeholder dan Pengguna Jasa Pelabuhan Ulu Siau yakni Kepala Cabang Pelni Bitung, Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Ulu Siau dan Toko-toko dan pengusaha-pengusaha komiditi.

 

“Rakor ini dilaksanakan karena perlu adanya dukungan dari semua pihak terkait dan pengguna jasa agar program tol laut ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Program ini bukan semata — mata adalah milik satu Kementerian atau lembaga saja melainkan milik bersama antara Kementerian Lembaga dan juga Pemerintah Daerah serta masyarakat yang harus bersinergi agar program tol laut ini dapat berjalan optimal,” ujarnya.

 

Welhelmus mengungkapkan, komoditi unggulan dari daerah tersebut yang memiliki potensi besar untuk menjadi muatan balik Tol Laut adalah Pala, Kopra dan Cengkeh.

 

Jika dipasarkan di Pulau Jawa dengan pengiriman melalui Tol Laut, otomatis harga jual yang diperoleh para pengusaha lokal menjadi meningkat serta memperoleh perluasan pasar.

 

Untuk itu, perlu adanya sosialisasi dan dorongan untuk mengoptimalkan muatan balik Tol Laut dengan pengiriman komoditi-komoditi tersebut.

 

“Dinyatakan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan kepada pengusaha komoditi, pengusaha kebutuhan pokok dan penting lainya dalam hal pengurusan izin-izin dan bersedia turun langsung door to door ke para pengusaha untuk membantu proses pengurusan perijinan,” ungkapnya.

 

Selain itu, dalam rakor tersebut, Welhelmus mengungkapkan pihaknya selaku regulator dan pemda serta instansi setempat juga mendengar dan menerima masukan dari para pelaku usaha selaku pengguna Tol Laut.

 

“Dalam rangka meningkatkan muatan balik tol laut pemerintah daerah, para pengusaha komoditi, koperasi dan tokoh masyarakat berkomitmen dan bersedia untuk bersinergi dalam meningkatkan muatan balik Tol Laut melalui Pelabuhan Ulu Siau berupa Pala, Kopra dan Cengkeh untuk mendapatkan harga yang lebih baik di Pulau Jawa,” tutupnya.

Reaksi dan Komentar