Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

UPT DITJEN PERHUBUNGAN LAUT TINGKATKAN KEWASPADAAN PASCA LEDAKAN DI KARTASURA SUKOHARJO JAWA TENGAH

UPT DITJEN PERHUBUNGAN LAUT TINGKATKAN KEWASPADAAN PASCA LEDAKAN DI KARTASURA SUKOHARJO JAWA TENGAH

​JAKARTA (4/6) - Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan pasca peristiwa ledakan yang terjadi di Pos Pengaman (Pospam) Lebaran 2019 di Tugu Kartasura, Sukoharjo Jawa Tengah, Senin (3/6) pukul 23.00 WIB.


Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha meminta agar para Kepala Syahbandar Utama, Kepala Otoritas Pelabuhan Utama, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP), Kepala Pangkalan PLP serta Kepala KSOP Khusus Batam untuk konsisten dalam melakukan pemeriksaan keamanan terhadap penumpang, orang dan barang bawaannya di terminal pelabuhan dan kapal bekerjasama dg aparat keamanan, operator pelabuhan dan operator kapal.
WhatsApp Image 2019-06-04 at 07.48.56.jpeg
"Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, masing-masing UPT Ditjen Perhubungan Laut meningkatkan frekuensi patroli keamanan di land side maupun sea side," ujar Arif.

Selanjutnya, Arif Toha juga mengingatkan agar memeriksa peralatan kerja yang dibawa oleh karyawan dan memastikan peralatan tersebut dibawa kembali pada saat keluar serta menempatkan personil pengamanan di setiap access point, atau menutup access tersebut apabila tidak digunakan.

"Responsif terhadap setiap laporan yang mencurigakan. Segera koordinasi dengan pihak aparat keamanan terkait laporan kondisi keamanan di daerah operasional masing2 pelabuhan dan melaksanakan sistem keamanan berdasarkan Sistem dan Prosedur yang ditetapkan," tutup Arif Toha.



Reaksi dan Komentar