Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Transformasi, BKKP Hadirkan SPKLU di Klinik Utama Sentra Maritim Medika Jakarta Gunung Sahari

Transformasi, BKKP Hadirkan SPKLU di Klinik Utama Sentra Maritim Medika Jakarta Gunung Sahari

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP), Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, terus mendorong transformasi menuju lingkungan kerja yang modern dan berkelanjutan, terutama di bidang transportasi kendaraan listrik atau EV (electric vehicle).

 Komitmen tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan PT Voltara Energi Nusantara dalam pelayanan penyediaan dan pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kepala BKKP Wisnu Wardana dan Direktur Utama PT Voltara Energi Nusantara Fani Helena.

Melalui kerja sama ini, PT Voltara Energi Nusantara akan menyediakan dan mengoperasikan 3 (tiga) unit EV Charger berkapasitas 120 kW yang berlokasi di Klinik Utama Sentra Maritim Medika managed by BKKP, Jalan Gunung Sahari Nomor 65, Jakarta Pusat.

Dengan tiga unit tersebut, fasilitas SPKLU BKKP nantinya dapat melayani pengisian daya hingga 6 (enam) kendaraan listrik secara bersamaan dan direncanakan beroperasi selama 24 jam, sehingga dapat memberikan kemudahan akses pengisian daya bagi pengguna kendaraan listrik.

Penyediaan dan pemasangan fasilitas SPKLU tersebut ditargetkan akan selesai dalam waktu 45 hari kerja, dan akan resmi beroperasi di pertengahan Oktober 2026 sesuai dengan tahapan pelaksanaan yang telah disepakati dalam kerja sama.

Kepala BKKP Wisnu Wardana mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan salah satu langkah BKKP dalam merespons perkembangan ekosistem kendaraan listrik sekaligus menghadirkan fasilitas yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masa depan.

“Hari ini bukan sekadar tentang penandatanganan sebuah dokumen kerja sama. Ini merupakan salah satu langkah BKKP untuk terus bertransformasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, sekaligus memberikan kontribusi dalam mendukung ekosistem transportasi yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujar Wisnu.

Menurutnya, transformasi menuju penggunaan energi yang lebih bersih membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.

Kehadiran SPKLU di lingkungan Klinik Utama Sentra Maritim Medika diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas pendukung bagi lingkungan internal, tetapi juga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat pengguna kendaraan listrik, khususnya dengan layanan pengisian daya yang dapat diakses selama 24 jam.

“Dengan kapasitas pelayanan hingga enam kendaraan listrik secara bersamaan dan operasional selama 24 jam, kami berharap keberadaan SPKLU ini nantinya dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi pegawai maupun masyarakat pengguna kendaraan listrik. Ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi BKKP dalam mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik,” kata Wisnu.

Wisnu menambahkan, semangat dari kerja sama ini sejalan dengan upaya BKKP untuk terus berinovasi dan mengembangkan fasilitas pelayanan yang semakin modern.

“Transformasi tidak selalu harus dimulai dengan langkah yang besar. Namun, setiap langkah harus mempunyai arah yang jelas. Melalui semangat ‘BKKP Charge the Future’, kami ingin BKKP menjadi organisasi yang terus bergerak, berinovasi, dan mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan masa depan,” lanjutnya.

Kerja sama penyediaan dan pengoperasian SPKLU tersebut berlangsung mulai 1 September 2026 hingga 1 November 2030.

BKKP berharap seluruh tahapan penyediaan dan pemasangan SPKLU dapat berjalan sesuai target, sehingga fasilitas tersebut dapat segera dioperasikan dan dimanfaatkan. Implementasi kerja sama juga diharapkan dilaksanakan secara profesional, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati kedua belah pihak.

“Setelah perjanjian ini ditandatangani, pekerjaan kita sesungguhnya baru dimulai. Target berikutnya adalah memastikan SPKLU ini dapat segera hadir dan beroperasi secara optimal. Berkolaborasi hari ini, untuk energi dan transportasi yang lebih berkelanjutan di masa depan,” tutup Wisnu.



Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Transformasi, BKKP Hadirkan SPKLU di Klinik Utama Sentra Maritim Medika Jakarta Gunung Sahari, https://wartakota.tribunnews.com/news/900246/transformasi-bkkp-hadirkan-spklu-di-klinik-utama-sentra-maritim-medika-jakarta-gunung-sahari.
Editor: Ahmad Sabran

SPKLU BKKP

Reaksi dan Komentar